Yang Dibuang, Kini Berdaya: KKN 316 Morgenstern UIN Jakarta Sulap Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Kompos
Yang Dibuang, Kini Berdaya: KKN 316 Morgenstern UIN Jakarta Sulap Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Kompos

IMG-20260818-WA0000.jpg

Tangerang, Berita PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelompok 316 Morgenstern UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar sosialisasi dan praktik pembuatan komposter dari sampah organik rumah tangga di Lapangan Depan Sekretariat RW 013, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik yang sederhana, ramah lingkungan, dan dapat dilakukan secara mandiri di rumah.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri atas Ketua RW 013, Ketua RT 001, RT 002, dan RT 003, Karang Taruna, Ketua Karang Taruna, serta warga dari RT 001, RT 002, dan RT 003. Rangkaian kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi dan praktik langsung mengenai pemanfaatan sampah organik rumah tangga sebagai bahan dasar pembuatan kompos.

Kegiatan dilatarbelakangi oleh masih banyaknya sampah organik rumah tangga yang belum dikelola secara optimal. Sisa sayuran, kulit buah, sisa makanan, dan daun-daunan kerap dibuang bersama sampah lainnya. Padahal, berbagai jenis sampah tersebut masih dapat dimanfaatkan dan diolah menjadi kompos yang berguna bagi tanaman.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 316 Morgenstern memperkenalkan komposter sebagai salah satu alternatif sederhana untuk mengurangi sampah organik dari rumah tangga. Selain membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang, proses pengomposan juga dapat menghasilkan bahan organik yang bermanfaat untuk menyuburkan tanaman.

Dalam praktiknya, mahasiswa dari Program Studi Biologi dan Agribisnis menjelaskan berbagai bahan yang dapat digunakan dalam proses pengomposan. Bahan tersebut meliputi sampah organik rumah tangga seperti sisa sayuran dan kulit buah, bahan hijau berupa daun-daunan, serta bahan cokelat seperti kardus dan bahan organik kering lainnya.

Proses penguraian dapat dibantu menggunakan larutan EM4, sedangkan air cucian beras dapat menjadi salah satu alternatif bahan tambahan yang mudah diperoleh dari rumah tangga. Untuk wadah komposter, mahasiswa memanfaatkan galon bekas yang dimodifikasi menggunakan kawat dan dilengkapi keran. Pemanfaatan barang bekas tersebut menunjukkan bahwa pembuatan komposter dapat dilakukan dengan peralatan sederhana dan bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.

Setelah bahan organik dimasukkan ke dalam wadah secara bertahap, komposter dibiarkan selama kurang lebih dua bulan untuk menjalani proses penguraian. Selama proses tersebut, kondisi komposter perlu diperhatikan, terutama tingkat kelembapannya. Apabila bahan di dalam komposter terlalu kering, dapat ditambahkan larutan EM4 atau air cucian beras secukupnya untuk membantu menjaga kondisi yang mendukung proses penguraian.

Antusiasme warga terlihat selama kegiatan berlangsung, terutama saat mahasiswa memperagakan secara langsung tahapan pembuatan komposter. Melalui praktik tersebut, warga tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan sampah organik, tetapi juga mendapatkan gambaran mengenai cara menerapkannya secara sederhana di lingkungan rumah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, KKN 316 Morgenstern UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap masyarakat RW 013 Kelurahan Sukatani dapat mulai membiasakan pemilahan sampah organik dari rumah serta memanfaatkannya menjadi kompos. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus memberikan manfaat bagi tanaman dan lingkungan sekitar.

Kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan komposter ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam mendorong masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan serta mampu mengelola sampah rumah tangga secara mandiri dan berkelanjutan.

Penulis: Muhammad Mikail Harahap
Editor: Vanessa Nindi Utama

IMG-20260819-WA0001.jpg