UIN Jakarta Sambut 12 International Research Fellows 2026
Jakarta, Berita LP2M — UIN Jakarta melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) dan Pusat Layanan Kerjasama Internasional (PLKI) kembali memperkuat jejaring kolaborasi akademik global melalui program International Research Fellows 2026.
Mengusung semangat “Global Minds, Shared Visions: Welcoming Our International Research Fellows at UIN Jakarta”, program ini menghadirkan para peneliti dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi dan institusi internasional untuk berkolaborasi dalam pengembangan riset, pertukaran pengetahuan, serta penguatan jejaring akademik lintas negara.
Sebanyak 12 international research fellows dijadwalkan berpartisipasi dalam program ini. Mereka berasal dari sejumlah institusi terkemuka, antara lain Hazara University, Boston University, Indiana University, University of Leeds, Hartwick College, USIM, University of Birmingham, University of New Orleans, dan Teesside University, serta sejumlah akademisi dari lingkungan UIN Jakarta.
Para peneliti yang terlibat berasal dari sejumlah perguruan tinggi dan institusi internasional, antara lain Hazara University, Boston University, Indiana University, University of Leeds, Hartwick College, Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), University of Birmingham, University of New Orleans, dan Teesside University.
Kehadiran para international research fellows tersebut juga memperlihatkan luasnya jejaring akademik yang dibangun UIN Jakarta dengan berbagai institusi pendidikan tinggi di dunia. Kolaborasi ini mencakup berbagai bidang keilmuan yang relevan dengan pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Salah satu fellows yang akan hadir adalah Muhammad Ajmal Shah, Ph.D. dari Hazara University, yang dijadwalkan mengikuti program pada Agustus hingga September 2026 dan berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UIN Jakarta.
Selanjutnya, Prof. Robert W. Hefner dari Boston University dijadwalkan mengikuti program pada November 2026 melalui kolaborasi dengan LP2M UIN Jakarta. Kehadiran akademisi dari Boston University ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dan diskursus akademik yang dikembangkan melalui berbagai agenda riset dan penguatan kerja sama internasional.
Dari Indiana University, UIN Jakarta akan menyambut Prof. Shariq Siddiqui yang dijadwalkan berada di UIN Jakarta pada Agustus 2026 melalui kolaborasi bersama LP2M. Pada periode berikutnya, Prof. Shariq Siddiqui juga menjadi bagian dari rangkaian akademisi internasional yang memperkuat konektivitas riset antara UIN Jakarta dan institusi pendidikan tinggi di tingkat global.
Sementara itu, Dr. Syafiq Mat Noor dari University of Leeds dijadwalkan mengikuti program pada Oktober 2026 dan akan berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperluas pertukaran akademik dan pengembangan riset dalam bidang pendidikan dan keilmuan terkait.
UIN Jakarta juga akan menerima Dr. Olatunji Shobande dari Hartwick College yang dijadwalkan berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) pada Oktober 2026. Kehadiran akademisi internasional dalam bidang ekonomi dan bisnis diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kajian bersama serta memperluas perspektif akademik dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), hadir Assoc. Prof. Dr. Nurkhairini Zainuddin yang akan berkolaborasi bersama LP2M. Kehadiran akademisi dari Malaysia ini turut memperkuat hubungan akademik regional sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara UIN Jakarta dengan perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara.
Program ini juga menghadirkan Prof. Roslina Bt. Othman, Ph.D. dari IIUM, yang dijadwalkan mengikuti program pada 23 Agustus 2026. Kehadiran Prof. Roslina menjadi bagian dari penguatan jejaring akademik internasional UIN Jakarta, khususnya dalam membangun kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi Islam yang memiliki jaringan global.
Selanjutnya, Dr. Sandra Pertek dari University of Birmingham dijadwalkan menjalani program pada periode Oktober hingga November 2026 melalui kolaborasi dengan LP2M. Kehadiran peneliti dari salah satu universitas ternama di Inggris tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja sama dalam bidang penelitian dan pengembangan akademik.
Dari University of New Orleans, UIN Jakarta akan menyambut Prof. Dr. Kabir Hassan yang akan berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Sementara itu, Malika Ouacha, Ph.D. dari Indiana University juga dijadwalkan mengikuti program pada Oktober 2026 dan berkolaborasi bersama FEB.
Pada bidang pendidikan, Prof. Ts. Dr. Muhammad Sabri bin Shahril dari IIUM dijadwalkan berkolaborasi dengan FITK. Adapun Muhammad Ishfaq Ahmad dari Teesside University akan menjalani program bersama FEB.
Kehadiran 12 international research fellows dengan latar belakang institusi dan bidang keilmuan yang beragam ini menjadi peluang strategis bagi program internasionalisasi UIN Jakarta Interaksi antara peneliti internasional dengan dosen dan peneliti UIN Jakarta diharapkan dapat menghasilkan berbagai bentuk kerja sama, mulai dari penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, pengembangan publikasi ilmiah, hingga inisiasi program akademik lainnya. (usa)
