UIN Jakarta Berpartisipasi dalam KKN Nusantara 2026, Wujudkan Pengabdian Berbasis Ekoteologi dan Moderasi Beragama
UIN Jakarta Berpartisipasi dalam KKN Nusantara 2026, Wujudkan Pengabdian Berbasis Ekoteologi dan Moderasi Beragama

WhatsApp Image 2026-07-17 at 15.05.49

Serang, BERITA PPM Online- Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan pengabdian kepada masyarakat dengan mengirimkan delegasi mahasiswa pada Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara Perguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia Tahun 2026. Kegiatan pembukaan dan pelepasan peserta dilaksanakan di Kampus Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten, Rabu (15/7), dan diikuti oleh 240 mahasiswa dari 42 Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia.

Mengusung tema "Merawat Ekoteologi, Menjaga Tradisi, Meneguhkan Iman, Lestarikan Alam", KKN Nusantara 2026 menjadi ruang pembelajaran sekaligus pengabdian bagi mahasiswa untuk hidup berdampingan dengan masyarakat adat Baduy di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, tepatnya di wilayah Kecamatan Cirinten dan Leuwidamar. Melalui program ini, mahasiswa diajak memahami secara langsung nilai-nilai pelestarian lingkungan, kearifan lokal, serta praktik moderasi beragama yang tumbuh dalam kehidupan masyarakat adat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., yang ditandai dengan penabuhan beduk dan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan mahasiswa.

Dalam amanatnya, Menteri Agama menekankan pentingnya konsep ekoteologi sebagai paradigma baru dalam kehidupan akademik dan pengabdian masyarakat. Menurutnya, masyarakat tradisional telah memberikan teladan bagaimana menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan alam selama berabad-abad tanpa merusak lingkungan.

Beliau mengajak seluruh peserta KKN untuk belajar membaca "ayat-ayat alam" sebagaimana masyarakat adat menjaganya dengan penuh kearifan. Mahasiswa, khususnya dari Perguruan Tinggi Keagamaan, diharapkan tidak hanya menjadi ilmuwan yang unggul secara akademik, tetapi juga menjadi cendekiawan yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Menteri Agama membekali para peserta dengan nilai-nilai ISTIQAMAH, yaitu Ikhlas, Sabar, Tawadu, Ihsan, Qanaah, Akhlak, Muruah, dan Alhayah, sebagai karakter utama yang harus dimiliki mahasiswa selama melaksanakan pengabdian. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat, menjaga tradisi, sekaligus memperkuat keimanan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dalam sambutannya menjelaskan bahwa seluruh peserta KKN Nusantara 2026 akan ditempatkan di kawasan masyarakat Baduy dan komunitas Sunda Wiwitan. Penempatan tersebut dimaksudkan agar mahasiswa memperoleh pengalaman nyata mengenai harmoni kehidupan antarumat beragama, pelestarian lingkungan, serta penghormatan terhadap tradisi lokal tanpa menghilangkan identitas dan keyakinan masing-masing.

Delegasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta turut ambil bagian sebagai representasi kampus dalam program nasional tersebut. Kehadiran mahasiswa UIN Jakarta menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mengembangkan pengabdian kepada masyarakat yang responsif terhadap isu-isu ekologi, keberagaman, dan pembangunan berkelanjutan. Selama pelaksanaan KKN, para mahasiswa didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yaitu Nadya Kharima, M.Kesos. dan Hera Sa'diati, M.M.

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ade Rina Farida, M.Si., menyampaikan bahwa partisipasi UIN Jakarta dalam KKN Nusantara merupakan bagian dari upaya memperkuat peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat yang berkelanjutan melalui pendekatan pengabdian berbasis nilai-nilai keislaman.

"KKN Nusantara Kementerian Agama RI Tahun 2026 menjadi laboratorium ekoteologi dan penguatan moderasi beragama bagi mahasiswa. Melalui program ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung berinteraksi dengan masyarakat adat Baduy yang memiliki kearifan lokal dalam menjaga kelestarian alam. Pengalaman tersebut diharapkan mampu memperkaya perspektif mahasiswa tentang pentingnya harmoni antara manusia, lingkungan, dan budaya lokal," ujarnya.

Ade Rina menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program nasional ini juga menjadi media kolaborasi lintas daerah dan lintas perguruan tinggi yang sangat strategis. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya belajar menghargai keberagaman budaya, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan penguatan karakter sebagai calon cendekiawan Muslim yang inklusif serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Keikutsertaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam KKN Nusantara 2026 diharapkan semakin memperkuat jejaring kolaborasi antar Perguruan Tinggi Keagamaan di Indonesia sekaligus mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain menjadi wahana pembelajaran kontekstual, program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan keilmuan, nilai-nilai keislaman, dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dalam kehidupan bermasyarakat.

Penulis: Ahmad Ivan AN
Editor: Muslikh

WhatsApp Image 2026-07-17 at 15.05.48