PPM UIN Jakarta Perkuat Kolaborasi KKN Tematik dan PkM di Papua Barat Daya, Tiga PKS Berhasil Ditandatangani

Sorong, Berita PPM Online – Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memperkuat jejaring kerja sama dalam pengembangan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Papua Barat Daya. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi dan penjajakan kolaborasi yang dilaksanakan pada 27–30 Oktober 2026 di Kota Sorong dan Kabupaten Raja Ampat.
Kegiatan mengusung tema “Desa Kreatif Berbasis Teknologi: Kolaborasi Perguruan Tinggi untuk Pemberdayaan Masyarakat Daerah 3T yang Inovatif dan Berkelanjutan.” Program ini diarahkan untuk membangun sinergi antara perguruan tinggi, lembaga keagamaan, dan pemerintah daerah dalam mengembangkan kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Salah satu capaian utama kegiatan tersebut adalah berhasil ditandatanganinya tiga dokumen Perjanjian Kerja Sama (PKS), masing-masing dengan IAIN Sorong, Universitas Muhammadiyah Sorong, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Raja Ampat.
Kerja sama dengan IAIN Sorong diarahkan pada pengembangan kolaborasi pelaksanaan KKN Tematik di wilayah 3T, termasuk perencanaan program, pemetaan kebutuhan masyarakat, pelibatan mahasiswa dan dosen, serta pendampingan masyarakat. Sementara itu, kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sorong diharapkan memperluas jejaring perguruan tinggi dalam pelaksanaan Tridharma, khususnya pengembangan program pengabdian kepada masyarakat.
Adapun kerja sama dengan MUI Kabupaten Raja Ampat menjadi bagian penting dalam memperkuat dimensi sosial keagamaan pada program pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi ini membuka peluang pengembangan kegiatan yang berkaitan dengan moderasi beragama, penguatan kerukunan, dan kehidupan masyarakat yang harmonis dengan tetap memperhatikan kearifan lokal.
Selain dengan perguruan tinggi dan lembaga keagamaan, tim PPM LP2M UIN Jakarta juga melakukan penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat. Pembahasan diarahkan pada peluang pelaksanaan KKN Tematik dan PkM serta keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat.
Dalam prosesnya, kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat masih memerlukan pembahasan lanjutan, terutama terkait penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat sebagai payung hukum kerja sama. Untuk itu, diperlukan komunikasi dan pembahasan lebih lanjut antara Rektor UIN Jakarta dan Bupati Raja Ampat sebelum ditindaklanjuti dengan penyusunan PKS pada tingkat pelaksanaan program.
Kepala PPM LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ade Rina Farida, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di wilayah 3T. Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga lokal menjadi faktor penting agar program KKN dan PkM dapat dilaksanakan secara terarah, sesuai kebutuhan masyarakat, dan berkelanjutan.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap program KKN Tematik dan PkM UIN Jakarta tidak hanya menjadi kegiatan kunjungan atau pengabdian dalam waktu singkat, tetapi dapat dikembangkan menjadi program pendampingan masyarakat yang berkelanjutan. Potensi yang dimiliki Raja Ampat dan wilayah Papua Barat Daya sangat besar, sehingga perlu didukung melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan lembaga lokal,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa penandatanganan tiga dokumen PKS merupakan capaian awal yang perlu segera ditindaklanjuti dengan program-program konkret. Salah satu fokus yang akan dikembangkan adalah program desa binaan berbasis teknologi melalui peningkatan literasi digital, promosi potensi wisata dan produk UMKM, serta penguatan kapasitas masyarakat.
Lebih lanjut, Ade Rina berharap penjajakan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat dapat segera ditindaklanjuti melalui komunikasi antarpimpinan lembaga, sehingga terbangun payung kerja sama yang lebih luas dan memungkinkan pelaksanaan program secara optimal.
Melalui kegiatan ini, PPM LP2M UIN Jakarta juga menjajaki pengembangan program desa binaan dengan konsep “Desa Kreatif Berbasis Teknologi”. Program tersebut dirancang untuk mendorong peningkatan literasi digital masyarakat, pengembangan konten promosi potensi wisata dan produk UMKM, digitalisasi informasi desa, serta pelestarian budaya lokal melalui pemanfaatan teknologi.
Kabupaten Raja Ampat yang memiliki potensi wisata bahari, kekayaan alam, dan budaya lokal dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui pendekatan pemberdayaan berbasis teknologi. Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan dapat membantu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan potensi tersebut secara produktif dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut berhasil mencapai target utama yang telah direncanakan. Selain menghasilkan tiga dokumen kerja sama, kegiatan ini juga memperkuat komunikasi antarlembaga dan membuka peluang pengembangan program KKN Tematik dan PkM secara kolaboratif di wilayah Papua Barat Daya.
Melalui kolaborasi tersebut, UIN Jakarta berkomitmen memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat di wilayah 3T, sekaligus menghadirkan program pengabdian yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berkelanjutan. (MusAm)


