PPM UIN Jakarta Matangkan Persiapan KKN Internasional Arab Saudi 2026, Bahas Teknis Keberangkatan hingga Adaptasi Budaya
PPM UIN Jakarta Matangkan Persiapan KKN Internasional Arab Saudi 2026, Bahas Teknis Keberangkatan hingga Adaptasi Budaya

WhatsApp Image 2026-05-20 at 15.42.43

Gedung Rektorat, BERITA PPM Online – Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan konsolidasi bersama mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Arab Saudi Tahun 2026 pada Selasa (19/05/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan untuk memastikan pelaksanaan program pengabdian luar negeri berjalan secara terarah, efektif, serta siap secara teknis maupun nonteknis.

Dalam konsolidasi tersebut, pembahasan difokuskan pada aspek teknis keberangkatan mahasiswa, mulai dari pemesanan tiket, kelengkapan administrasi perjalanan, hingga kesiapan dokumen pendukung. Selain itu, forum juga membahas pembagian peran mahasiswa dalam penyusunan program kerja (proker) yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra di lokasi pengabdian.

Sebanyak sembilan mahasiswa ditetapkan sebagai tim inti yang akan bertugas menyusun rancangan program kerja sekaligus membangun komunikasi awal dengan mitra, termasuk komite dan lembaga pendidikan di Arab Saudi. Tim ini diharapkan dapat menjalin koordinasi sejak dini agar program yang disusun lebih tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan lapangan.

Konsolidasi juga membahas rencana distribusi lokasi penempatan mahasiswa yang akan ditempatkan pada sejumlah lembaga pendidikan Islam di tiga kota, yaitu Mekkah, Jeddah, dan Riyadh. Penentuan lokasi tersebut mempertimbangkan jumlah peserta, kebutuhan mitra, serta efektivitas pelaksanaan kegiatan di masing-masing wilayah.

Dalam sesi diskusi, para mahasiswa turut menyampaikan berbagai masukan terkait kesiapan keberangkatan, pembagian kelompok, serta strategi pelaksanaan program di lapangan. Sejumlah peserta juga menekankan pentingnya penguatan kemampuan bahasa Arab serta pemahaman budaya lokal sebagai bekal utama dalam pelaksanaan KKN Internasional di Arab Saudi.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator PPM, Kaula Fahmi, M.Hum., menegaskan bahwa seluruh rangkaian persiapan—mulai dari keberangkatan, penempatan lokasi, hingga penyusunan program kerja—akan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi. Ia juga menekankan pentingnya soliditas tim serta komunikasi yang efektif, baik di internal mahasiswa maupun dengan mitra internasional.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (Kapus PPM), Ade Rina, M.Si., menyampaikan bahwa kesiapan mahasiswa tidak hanya dilihat dari aspek administratif, tetapi juga dari kemampuan menyusun program yang berdampak serta membangun komunikasi yang baik dengan mitra di luar negeri.

“Mahasiswa perlu menunjukkan kesiapan yang utuh, tidak hanya secara administrasi, tetapi juga dalam merancang program yang memberikan manfaat serta mampu beradaptasi dan berkomunikasi dengan mitra internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, mahasiswa diharapkan dapat menjaga nama baik institusi, beradaptasi dengan lingkungan baru, serta menjalankan program pengabdian secara profesional dan bertanggung jawab selama berada di lokasi KKN.

Melalui kegiatan konsolidasi ini, PPM LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap tercapai kesepahaman yang kuat antara mahasiswa dan pihak pengelola, sehingga pelaksanaan KKN Internasional Arab Saudi 2026 dapat berjalan lebih terstruktur, efektif, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mitra di negara tujuan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan menyeluruh mahasiswa sebelum diberangkatkan ke lokasi pengabdian di Mekkah, Jeddah, dan Riyadh.

(MusAm-Bella Putri Liandy)