PPM UIN Jakarta Gelar Seminar Proposal Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026, Wujudkan Program PkM yang Berkualitas dan Berdampak
Ciputat, BERITA PPM Online – Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Seminar Proposal Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2026 pada Jumat (7/8). Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan pembagian beberapa ruang (breakout room) untuk mendukung proses penilaian proposal secara efektif dan objektif.
Seminar proposal ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses seleksi program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 yang bertujuan menghasilkan program-program pengabdian yang inovatif, solutif, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain sebagai forum evaluasi akademik, kegiatan ini juga menjadi media penyempurnaan proposal sebelum pelaksanaan program di lapangan.
Tahun ini, antusiasme dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk mengikuti program PkM sangat tinggi. Sebanyak 60 proposal didaftarkan, kemudian melalui proses seleksi administrasi dan substansi ditetapkan 50 proposal sebagai nominee yang berhak mengikuti seminar proposal. Dalam pelaksanaannya, PPM melibatkan 18 reviewer yang berasal dari berbagai bidang keilmuan untuk memberikan penilaian sekaligus masukan konstruktif terhadap setiap proposal.
Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ade Rina Farida, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar proposal bukan sekadar tahapan seleksi, tetapi juga bagian dari upaya peningkatan mutu pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan UIN Jakarta.
"Melalui seminar proposal ini, kami ingin memastikan bahwa setiap program pengabdian yang didanai benar-benar memiliki kualitas akademik yang baik, relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Kami berharap para reviewer dapat memberikan masukan yang konstruktif sehingga proposal yang lolos nantinya semakin matang dan siap diimplementasikan," ujarnya.
Ade Rina Farida juga mengapresiasi tingginya partisipasi dosen dalam mengajukan proposal PkM. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan semakin kuatnya komitmen sivitas akademika UIN Jakarta dalam menjalankan salah satu pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.
Selama seminar berlangsung, setiap tim pengusul mempresentasikan rancangan program pengabdiannya di hadapan reviewer sesuai jadwal yang telah ditentukan. Reviewer memberikan penilaian terhadap aspek kebaruan program, relevansi dengan kebutuhan masyarakat, metode pelaksanaan, luaran yang dihasilkan, keberlanjutan program, hingga potensi dampak yang dapat diwujudkan.
Melalui mekanisme seminar ini, diharapkan proposal-proposal terpilih memiliki kualitas yang semakin baik sehingga mampu menghasilkan program pengabdian yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Program-program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat kontribusi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam mendukung pembangunan nasional serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Penyelenggaraan Seminar Proposal Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen PPM LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam membangun ekosistem pengabdian yang unggul, berkualitas, dan berdampak. Melalui proses seleksi yang transparan dan akuntabel, PPM berharap program-program PkM yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan sosial kemasyarakatan sekaligus memperkuat peran UIN Jakarta sebagai perguruan tinggi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. (MusAm)
