PPM UIN Jakarta Buka Pendaftaran KKN Internasional Jepang Tahun 2026
Gedung Rektorat, BERITA PPM Online — Setelah sukses mengawali rangkaian program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk berkiprah di kancah global. Kali ini, PPM secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran KKN Internasional Jepang Tahun 2026 yang dibuka mulai 28 Januari hingga 8 Februari 2026.
Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam mencetak lulusan yang berwawasan global, berdaya saing internasional, serta mampu beradaptasi dengan standar profesionalitas dunia. Untuk memastikan keterbukaan dan kemudahan akses informasi, seluruh ketentuan terkait persyaratan dan mekanisme pendaftaran telah disosialisasikan melalui kanal resmi media sosial PPM UIN Jakarta, seperti Instagram dan WhatsApp saluran.
Pemilihan Jepang sebagai destinasi KKN Internasional tahun ini didasarkan pada karakter negara tersebut yang dikenal memiliki integrasi kuat antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai budaya. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya diharapkan mampu melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menyerap etos kerja, kedisiplinan, serta inovasi sosial yang menjadi ciri khas Negeri Sakura. Program KKN Internasional Jepang sekaligus menjadi ruang aktualisasi bagi mahasiswa UIN Jakarta untuk menunjukkan bahwa nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan dapat berjalan seiring dengan dinamika peradaban global.
Kepala PPM UIN Jakarta, Ade Rina Farida, M.Si., menegaskan bahwa KKN Internasional Jepang 2026 merupakan wujud nyata komitmen universitas dalam memfasilitasi mahasiswa agar mampu tampil dan berkontribusi di tingkat internasional.
“Kami ingin mahasiswa UIN Jakarta tidak hanya menjadi penonton dalam arus globalisasi. KKN Internasional Jepang ini adalah laboratorium nyata bagi mahasiswa untuk mempraktikkan ilmu sekaligus memperluas jejaring internasional. Kami mencari kandidat yang memiliki semangat juang dan visi pengabdian yang kokoh,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Eva Khudzaeva selaku Koordinator PPM menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh bagi calon peserta. Menurutnya, proses seleksi akan dilaksanakan secara kompetitif guna memastikan mahasiswa yang diberangkatkan merupakan delegasi terbaik.
“Jepang adalah tantangan sekaligus peluang besar. Kami mengimbau mahasiswa untuk mempersiapkan diri sejak dini, baik dari aspek administratif maupun kesiapan mental. Informasi teknis telah kami sampaikan melalui media sosial agar dapat diakses secara cepat dan terbuka,” jelasnya.
Tahun 2026 menandai tahun keempat PPM UIN Jakarta mengirimkan mahasiswa ke Jepang dalam program KKN Internasional. Program ini terselenggara berkat kerja sama dengan sejumlah mitra strategis, di antaranya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Jepang, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang, serta Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jepang.
Pada pelaksanaan KKN Internasional Jepang tahun 2025, mahasiswa UIN Jakarta ditempatkan di beberapa wilayah, meliputi Tokyo, Ibaraki, Fukuoka, Koga, dan Hokkaido, dengan jumlah peserta sebanyak 17 mahasiswa.
PPM UIN Jakarta mengingatkan mahasiswa yang berminat untuk mencermati tenggat waktu pendaftaran yang relatif singkat, yakni hingga 8 Februari 2026, serta memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (MusAm-Falih)
