PPM LP2M UIN Jakarta Inisiasi Kerja Sama dengan PKUB Kemenag RI untuk Penguatan Moderasi Beragama melalui KKN Desa Rukun
PPM LP2M UIN Jakarta Inisiasi Kerja Sama dengan PKUB Kemenag RI untuk Penguatan Moderasi Beragama melalui KKN Desa Rukun

WhatsApp Image 2026-05-11 at 14.48.31

Jakarta, BERITA PPM Online — Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan kunjungan penjajakan kerja sama dengan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama Republik Indonesia pada Senin (11/5/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat PKUB Kemenag RI tersebut menjadi langkah awal kolaborasi dalam penyelenggaraan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Rukun di Desa Pabuaran, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya PPM LP2M UIN Jakarta dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat, melalui penguatan moderasi beragama berbasis masyarakat. Program KKN Desa Rukun diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai toleransi, kerukunan, dan harmoni sosial di tengah masyarakat.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI, M. Adib Abdushomad, Ph.D., didampingi Kabid Bina Lembaga Keagamaan Hery Susanto, S.S., M.AP., beserta tim PKUB. Sementara dari pihak PPM LP2M UIN Jakarta hadir Kepala Pusat PPM Ade Rina Farida, M.Si., Koordinator Eva Khudzaeva, M.Si., Koordinator Kaula Fahmi, M.Hum., Pengelola Administrasi dan Humas Muslikh, M.Pd., serta Pengelola Keuangan Marnita Umar, S.Kom.

Dalam sambutannya, M. Adib Abdushomad menegaskan bahwa kerukunan umat beragama menjadi hal yang sangat penting di tengah kondisi global yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Menurutnya, penguatan kerukunan memerlukan kerja sama lintas sektor dan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

“Kerukunan umat beragama sangat penting, apalagi dalam kondisi global yang tidak menentu. Semuanya membutuhkan kolaborasi. Tidak ada superman, yang ada adalah super team,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas inisiasi kerja sama yang dilakukan PPM LP2M UIN Jakarta, terutama karena program tersebut dinilai relevan dengan tugas dan fungsi PKUB dalam memperkuat moderasi beragama di masyarakat. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program KKN dapat menjadi sarana strategis untuk mengenalkan program-program PKUB dan FKUB kepada generasi muda.

“Pada tahun 2025 kami pernah melakukan survei mahasiswa, dan hasilnya cukup memprihatinkan karena masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui program PKUB maupun FKUB. Karena itu, peran PPM menjadi sangat penting untuk menyampaikan nilai-nilai dan program kerukunan kepada mahasiswa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapus PKUB menekankan pentingnya membangun “ruang perjumpaan” antarumat beragama sebagai pendekatan sosial dalam memperkuat harmoni masyarakat. Ia berharap mahasiswa peserta KKN dapat turut berkontribusi menciptakan ruang-ruang interaksi yang positif dan inklusif di tengah masyarakat.

“Saya berharap hasil KKN ini dapat mendorong terbentuknya Lembaga Kerukunan Umat Beragama (LKUB) di tingkat kelurahan atau desa. Kegiatannya bisa berupa aksi sosial bersama, seperti saling membersihkan tempat ibadah. Dampaknya tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pusat PPM LP2M UIN Jakarta, Ade Rina Farida, M.Si., menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari PKUB Kementerian Agama RI. Ia menjelaskan bahwa PPM setiap tahun mengelola sekitar 6.500 mahasiswa KKN dengan berbagai skema pengabdian masyarakat, seperti KKN Reguler, KKN In Campus, KKN Tematik, KKN Kebangsaan, hingga KKN Moderasi Beragama.

Menurutnya, Desa Pabuaran, Gunung Sindur, selama ini telah menjadi salah satu lokasi KKN yang memiliki perhatian khusus dalam penguatan moderasi beragama dan kerukunan masyarakat.

“Alhamdulillah, setiap tahun kami mengirimkan mahasiswa ke Desa Kerukunan Pabuaran, Gunung Sindur, yang juga merupakan Desa Kerukunan binaan PKUB. Tahun ini mahasiswa dari Program Studi Studi Agama-Agama Fakultas Ushuluddin akan ditempatkan di lokasi tersebut,” ungkapnya.

Melalui pertemuan ini, PPM LP2M UIN Jakarta dan PKUB Kementerian Agama RI berharap dapat membangun sinergi yang lebih kuat dalam penguatan moderasi beragama berbasis masyarakat, sekaligus mendorong peran aktif mahasiswa sebagai agen perdamaian dan penggerak kerukunan di tengah kehidupan sosial masyarakat Indonesia. (MusAm)