Penuh Kehangatan, KKN 103 Jyotirvidyakarsa UIN Jakarta Resmi Akhiri Pengabdian di Kademangan
Kademangan, BERITA PPM ONLINE - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 103 “Jyotirvidyakarsa” UIN Syarif Hidayatullah Jakarta resmi mengakhiri rangkaian pengabdian di Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (28/8/2026). Kegiatan penutupan yang berlangsung di lingkungan Gang H. Saikem, RW 02, menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian selama kurang lebih satu bulan bersama masyarakat Kademangan.
Penutupan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Masyarakat Kademangan turut memeriahkan kegiatan melalui berbagai penampilan, mulai dari tarian daerah, marawis, hingga qasidah yang melibatkan anak-anak dan ibu-ibu. Pembagian doorprize kepada masyarakat yang hadir juga menambah antusiasme dan kemeriahan acara.
Selain penampilan masyarakat, KKN 103 Jyotirvidyakarsa menayangkan video after movie yang merangkum perjalanan selama menjalankan pengabdian di Kademangan. Tayangan tersebut menjadi kilas balik berbagai kegiatan, perjuangan, kebersamaan, serta momen sederhana yang telah dilalui selama satu bulan.
Sebagai bentuk apresiasi atas penerimaan dan dukungan masyarakat, Kelompok 103 menyerahkan cendera mata kepada Kelurahan Kademangan. Cendera mata tersebut diserahkan secara langsung kepada Sekretaris Kelurahan Kademangan, Muhammad Djupri, sebagai perwakilan pihak kelurahan.
Persembahan terakhir juga diberikan Kelompok 103 kepada masyarakat Kademangan, khususnya warga RW 02, melalui penampilan tarian dan ucapan terima kasih. Momen tersebut kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu “Sampai Jumpa” bersama tim OGS, yang terdiri atas para pemuda RT 01 RW 02 Kademangan.
Keterlibatan tim OGS menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan KKN 103 selama berada di Kademangan. Para pemuda turut memberikan bantuan, dukungan, dan kebersamaan selama berbagai kegiatan pengabdian berlangsung.
Bagi Kelompok 103, perjalanan di Kademangan menjadi pengalaman yang mengubah tempat pelaksanaan KKN menjadi ruang penuh cerita dan kenangan. Kedatangan 19 mahasiswa yang awalnya belum mengenal lingkungan dan masyarakat setempat perlahan berubah menjadi kedekatan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan bersama.
Selama satu bulan, mahasiswa KKN terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian, mulai dari bidang pendidikan, keagamaan, sosial, lingkungan, hingga kegiatan kemasyarakatan. Berbagai pertemuan dan program yang dilaksanakan bersama masyarakat menjadi bagian dari perjalanan yang mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga.
Antusiasme masyarakat dalam kegiatan penutupan juga menjadi momen yang berkesan bagi Kelompok 103. Kekhawatiran mengenai kehadiran dan keberhasilan acara berubah menjadi rasa syukur ketika masyarakat datang dan memenuhi kegiatan yang telah dipersiapkan.
Salah satu kejutan yang memberikan kesan mendalam adalah pemberian kenang-kenangan dari TPQ Tartil Qur’an kepada KKN Kelompok 103. Pemberian tersebut menjadi simbol bahwa satu bulan kebersamaan telah meninggalkan kesan dan hubungan yang berarti bagi kedua belah pihak.
Suasana ceria dalam kegiatan kemudian perlahan berubah menjadi haru ketika mahasiswa dan masyarakat menyadari bahwa kebersamaan yang telah terjalin harus berakhir. Bagi Kelompok 103, Kademangan tidak lagi sekadar menjadi lokasi pelaksanaan KKN, tetapi telah menjadi bagian dari perjalanan yang menyimpan cerita, tawa, perjuangan, dan kenangan.
Sehari setelah penutupan, Sabtu (29/8/2026), Kelompok 103 kembali mengunjungi Kelurahan Kademangan untuk berpamitan secara langsung kepada Sekretaris Kelurahan Kademangan. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan terima kasih atas bantuan, dukungan, arahan, dan bimbingan yang diberikan selama pelaksanaan KKN.
Berakhirnya masa pengabdian Kelompok 103 di Kademangan menjadi penutup dari rangkaian kegiatan selama satu bulan. Namun, pengalaman dan hubungan yang telah terbangun diharapkan tetap menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa setelah kembali dari lokasi KKN.
Satu bulan menjadi waktu yang singkat untuk sebuah perjalanan yang meninggalkan begitu banyak cerita. Kelompok 103 datang ke Kademangan sebagai orang-orang yang belum saling mengenal dan pulang dengan membawa pengalaman, kehangatan, serta kenangan dari masyarakat yang telah menerima mereka sebagai bagian dari kehidupan warga selama masa pengabdian.
Penulis: Zahrotun Nabila, Muhammad Irsyad Harits, Naila Rahmah Cahdiani
Editor: Vanessa Nindi Utama

