Pawai Obor hingga Pengajian Maulid Nabi, KKN 113 Pringtutul Akhiri Masa Pengabdian
Pawai Obor hingga Pengajian Maulid Nabi, KKN 113 Pringtutul Akhiri Masa Pengabdian

fds

Pringtutul, BERITA PPM Online — KKN Kolaboratif Kelompok 113 yang melibatkan mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar rangkaian penutupan masa pengabdian di Desa Pringtutul, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, Minggu (23/8/2026) malam. Rangkaian kegiatan diisi dengan pawai obor, pembagian hadiah lomba antar-TPQ, penayangan video profil desa, perpisahan, pemberian cenderamata, serta pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan dimulai selepas salat Isya dengan pawai obor yang berpusat di Balai Desa Pringtutul. Pawai tersebut diikuti anak-anak dari TPQ Al-Falah, TPQ Nurul Ilmi, dan TPQ Mafatiqulfuat bersama masyarakat umum. Para peserta berjalan membawa obor mengikuti rute yang telah ditentukan hingga kembali ke Balai Desa Pringtutul.

Pawai obor menjadi salah satu momen kebersamaan antara mahasiswa KKN, anak-anak TPQ, dan masyarakat Desa Pringtutul. Anak-anak yang selama pelaksanaan KKN turut mengikuti pembelajaran dan pendampingan mahasiswa terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.

Setelah pawai obor berakhir, acara dilanjutkan dengan pembagian hadiah lomba antar-TPQ yang sebelumnya diselenggarakan mahasiswa KKN Kelompok 113. Perlombaan tersebut meliputi lomba adzan, hafalan surat pendek, dan mewarnai. Pembagian hadiah menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi anak-anak sekaligus mendorong semangat belajar keagamaan dan kreativitas mereka.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penayangan video profil Desa Pringtutul. Video tersebut memuat gambaran umum serta potensi yang dimiliki desa. Penayangan video menjadi bagian dari dokumentasi sekaligus upaya memperkenalkan potensi Desa Pringtutul kepada masyarakat yang hadir.

Memasuki agenda perpisahan, Arkan Jauza Firdaus menyampaikan sambutan sebagai perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 113. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Pringtutul dan masyarakat yang telah menerima serta mendukung mahasiswa selama menjalankan program pengabdian.

“Selama berada di sini, kami mendapatkan banyak pengalaman, pelajaran, dan kenangan yang tentu tidak akan kami lupakan. Meskipun malam ini menjadi akhir dari kegiatan KKN kami, semoga silaturahmi yang sudah terjalin tetap dapat terus berjalan,” ujar Arkan.

Sambutan kemudian disampaikan Kepala Desa Pringtutul, Sumardi, A.M.A., Pd. Ia mengapresiasi kehadiran dan kontribusi mahasiswa selama berada di Desa Pringtutul serta berharap berbagai program dan interaksi yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Pringtutul mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN yang selama ini telah membantu dan berbaur dengan masyarakat. Kehadiran mahasiswa memberikan warna dan pengalaman tersendiri bagi desa,” ungkap Sumardi.

Sebagai bentuk kenang-kenangan dan apresiasi, mahasiswa KKN Kelompok 113 menyerahkan cenderamata kepada Pemerintah Desa Pringtutul. Penyerahan tersebut menjadi simbol hubungan baik yang terjalin antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat selama masa pengabdian.

Usai agenda perpisahan, kegiatan dilanjutkan dengan pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Pengajian menghadirkan Ustadz Musmualim, S.Pd.I., M.Pd.I., dosen UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, sebagai pembicara.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Musmualim mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan Maulid Nabi jangan hanya kita jadikan sebagai kegiatan seremonial. Yang lebih penting adalah bagaimana kita mengenal akhlak Rasulullah, kemudian meneladaninya dalam kehidupan kita,” tutur Ustadz Musmualim.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antarsesama dan memperkuat silaturahmi di tengah masyarakat. Pengajian tersebut menjadi penutup rangkaian kegiatan malam itu sekaligus momentum bagi mahasiswa dan masyarakat untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW dalam suasana kebersamaan.

Rangkaian KKN kemudian berlanjut pada Senin (24/8/2026) dengan agenda penarikan mahasiswa KKN di Kabupaten Kebumen yang bertempat di GOR Sempor. Kegiatan tersebut diikuti seluruh mahasiswa yang melaksanakan KKN di wilayah Kabupaten Kebumen dan menjadi tanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di wilayah tersebut.

Bagi Kelompok 113, rangkaian penutupan tersebut menjadi akhir perjalanan pengabdian di Desa Pringtutul. Keterlibatan anak-anak TPQ, masyarakat, dan Pemerintah Desa dalam pawai obor, perlombaan, perpisahan, hingga pengajian menjadi bagian dari kenangan sekaligus bentuk kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan KKN.

Penulis: Aprilia Dwi Mulyanti
Editor: Annisa Khafi Rabbani