Novia Nabila, Mahasiswa UIN Jakarta Dorong Inovasi UMKM Desa Bukit Raya
Lampung Timur, BERITA PPM Online– Novia Nabila, Mahasiswa Delegasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, menghadirkan inovasi kuliner lokal melalui kegiatan “Kreasi Singkong Mustofa: Dari Desa Bukit Raya untuk Inovasi UMKM”. Kegiatan ini berlangsung pada 15 Agustus 2025 di rumah Kepala Desa Bukit Raya, Kecamatan Marga Sekampung, dan diikuti oleh 14 orang ibu kader desa.
Desa Bukit Raya dikenal sebagai salah satu wilayah dengan hasil pertanian singkong yang melimpah. Namun, pemanfaatannya selama ini masih terbatas pada konsumsi sederhana sehingga kurang memiliki daya saing ekonomi. Menjawab kondisi tersebut, mahasiswa KKN BKS PTN Barat berinisiatif mengadakan pelatihan pembuatan olahan singkong mustofa, yakni produk kuliner yang gurih, renyah, dan memiliki nilai jual lebih tinggi.
Program ini dipandu langsung oleh Novia Nabila, mahasiswa Ilmu Hubungan Internasional yang bertugas sebagai PIC (Person in Charge). Ia memandu jalannya acara mulai dari penjelasan manfaat singkong, praktik pengolahan, hingga sesi mencicipi bersama. “Kami ingin mengajak ibu-ibu kader untuk melihat singkong tidak hanya sebagai bahan makanan biasa, tapi juga sebagai peluang usaha yang bisa meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Novia.
Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan. Mereka tidak hanya menyimak materi, tetapi juga langsung mempraktikkan langkah-langkah membuat singkong mustofa yang renyah dan tahan lama. Suasana semakin hidup saat hasil olahan dicicipi bersama. “Rasanya enak, renyah, dan bisa jadi ide untuk dijual. Terima kasih kepada mahasiswa UIN Jakarta yang sudah memberikan inspirasi baru,” ungkap salah satu ibu kader dengan penuh semangat.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal bagi masyarakat Desa Bukit Raya untuk mengembangkan usaha rumahan berbasis produk lokal. Dengan adanya kreasi singkong mustofa, singkong yang tadinya hanya dianggap makanan biasa kini bisa menjadi produk bernilai tambah yang berpotensi masuk pasar UMKM.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UIN Jakarta tidak hanya berperan dalam pengabdian masyarakat, tetapi juga turut mendukung upaya pemberdayaan ekonomi lokal berbasis potensi desa. (MusAm)