Mahasiswa KKN UIN Jakarta Kelompok 180 Altasena Hadirkan Pembelajaran Interaktif bagi Siswa SMP Sebelas Maret

Pabuaran, Berita PPM Online — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelompok 180 Altasena menyelenggarakan program belajar mengajar di SMP Sebelas Maret, Desa Pabuaran, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, pada Kamis-Jumat (30–31/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, melalui pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan berorientasi pada penguatan karakter siswa.
Program mengusung konsep learning by playing (belajar sambil bermain) dengan memadukan pembelajaran sains, kreativitas, dan pendidikan karakter. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa KKN menghadirkan pengalaman belajar yang mendorong siswa untuk berpikir kritis, berkomunikasi, bekerja sama, serta berani mengembangkan potensi diri.
Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa mendampingi siswa dalam berbagai aktivitas pembelajaran yang dirancang secara partisipatif. Untuk menciptakan suasana belajar yang lebih efektif, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang masing-masing didampingi oleh tiga hingga empat mahasiswa KKN.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan ice breaking untuk membangun kedekatan antara mahasiswa dan siswa. Selanjutnya, mahasiswa mengajak peserta mengikuti eksperimen sains sederhana bertajuk "Gunung Meletus" menggunakan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada konsep dasar reaksi kimia dengan metode pembelajaran yang menyenangkan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi "Pohon Cita-Cita", di mana setiap siswa menuliskan impian dan harapan mereka pada selembar kertas untuk kemudian ditempelkan pada media berbentuk pohon. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan motivasi kepada siswa agar berani memiliki cita-cita serta memahami pentingnya usaha, doa, dan semangat belajar dalam mewujudkan impian.
Pada hari kedua, mahasiswa mengangkat tema "Meraih Mimpi Butuh Proses" melalui praktikum pembuatan es krim sederhana menggunakan susu UHT, es batu, garam, kaleng, dan baskom. Selain memperkenalkan konsep sains mengenai proses pembekuan, kegiatan tersebut juga menjadi media pembelajaran karakter.
Mahasiswa menjelaskan bahwa keberhasilan, sebagaimana proses pembuatan es krim, memerlukan tahapan, kesabaran, dan kerja keras. Melalui analogi tersebut, siswa diajak memahami bahwa setiap cita-cita hanya dapat diraih melalui proses belajar yang berkelanjutan, kedisiplinan, dan ketekunan.
Praktikum juga melatih kemampuan siswa dalam bekerja sama, berkomunikasi, berbagi tugas, serta bertanggung jawab terhadap pekerjaan kelompok. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari diskusi, eksperimen, hingga penyampaian pendapat selama proses pembelajaran berlangsung.
Program belajar mengajar tersebut mendapat respons positif dari pihak sekolah karena menghadirkan metode pembelajaran yang lebih variatif dan menyenangkan. Kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya mendukung proses pembelajaran di kelas, tetapi juga memberikan motivasi kepada siswa untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Reguler Kelompok 180 Altasena berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna sekaligus menumbuhkan semangat siswa untuk berani bermimpi, menghargai setiap proses, serta terus berusaha meraih cita-cita. Kolaborasi antara mahasiswa dan SMP Sebelas Maret juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Desa Pabuaran.
Penulis: Siti I'anatul Maesaroh
Editor: Vanessa Nindi Utama

