Mahasiswa KKN UIN Jakarta Kelompok 156 Edukasi Warga Cegah DBD melalui Pemeriksaan Jentik Nyamuk
Wangun Jaya, Berita PPM Online — Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelompok 156 Svara Nawasena melaksanakan pemeriksaan jentik nyamuk bersama kader kesehatan dan Ketua RT 03/RW 06 di Desa Wangun Jaya, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Kamis (6/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.
Pemeriksaan dilakukan secara door to door dengan mendatangi rumah-rumah warga untuk memeriksa bak mandi, tempat penampungan air, serta berbagai wadah yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN didampingi oleh kader kesehatan setempat sehingga proses pemeriksaan dapat berjalan secara menyeluruh.
Selain melakukan pemeriksaan, mahasiswa KKN juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemberantasan sarang nyamuk (PSN), menjaga kebersihan lingkungan, serta menguras dan menutup tempat penampungan air secara rutin sebagai langkah pencegahan DBD.
Salah seorang warga, Aris, mengungkapkan bahwa dirinya secara rutin mengganti air pada tempat penampungan karena digunakan untuk kebutuhan ternak. Menurutnya, kebiasaan tersebut membantu menjaga lingkungan rumah tetap bersih dan terhindar dari jentik nyamuk.
"Saya hampir setiap hari mengganti air karena punya ternak. Semua penampungan air selalu diganti setiap hari. Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada jentik-jentik nyamuk di rumah," ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 03, Susanjaya, menyampaikan bahwa pada musim hujan tahun sebelumnya sempat ditemukan beberapa kasus DBD yang menyerang anak-anak di lingkungan RT 03. Namun, seluruh pasien segera mendapatkan penanganan di puskesmas sehingga kondisinya dapat ditangani dengan baik.
"Tahun kemarin memang ada beberapa anak yang terkena DBD saat musim hujan, tetapi langsung dibawa berobat ke puskesmas sehingga kondisinya tidak sampai parah. Alhamdulillah tahun ini belum ada laporan kasus DBD," katanya.
Ia menambahkan bahwa pihak RT bersama pemerintah desa dan kader kesehatan secara rutin melaksanakan penyuluhan mengenai pemberantasan sarang nyamuk serta melakukan fogging sebagai langkah pencegahan penyebaran DBD di lingkungan masyarakat.
Susanjaya berharap kegiatan pemeriksaan jentik nyamuk dan edukasi kepada masyarakat dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat.
"Harapan saya kegiatan seperti ini terus ditindaklanjuti melalui survei dan sosialisasi kepada warga agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dalam mengelola barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk," tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Reguler Kelompok 156 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berupaya memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kegiatan ini juga menjadi wujud implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, melalui edukasi kesehatan dan pencegahan penyakit berbasis partisipasi masyarakat.
Penulis: Ahmad Mukhlish
Editor: Vanessa Nindi Utama


