KKN Kolaborasi Giya Kencana Gelar Pelatihan Konten Kreatif bagi Pemuda Desa Giyanti
KKN Kolaborasi Giya Kencana Gelar Pelatihan Konten Kreatif bagi Pemuda Desa Giyanti

Kebumen, Berita PPM Online — Pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dan pengenalan potensi desa terus didorong oleh mahasiswa KKN Kolaborasi Giya Kencana Desa Giyanti. Upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Pengelolaan Media Sosial bagi pemuda Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh pemuda dari berbagai organisasi di Desa Giyanti, di antaranya IPNU, IPPNU, IKRA, dan Sekber PMVBI (Pemuda Buddhayana). Workshop menghadirkan tiga materi utama yang berfokus pada keterampilan kreatif dan pengelolaan media digital, yakni editing video, desain grafis, serta pengelolaan media sosial.

Salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Rayhan Anugerah, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang tergabung dalam KKN Kolaborasi Giya Kencana Desa Giyanti. Rayhan membawakan materi Basic Social Media Specialist dengan tema “From Posting Content to Managing Digital Presence”.

Dalam materinya, Rayhan Anugerah mengajak para peserta memahami bahwa pengelolaan media sosial tidak berhenti pada aktivitas mengunggah konten. Peserta diperkenalkan dengan berbagai tahapan pengelolaan media sosial, mulai dari menentukan tujuan dan merencanakan konten, proses produksi, publikasi, membangun interaksi dengan audiens, hingga melakukan evaluasi terhadap konten yang telah dibuat.

“Pengelolaan media sosial bukan hanya soal posting konten, tetapi bagaimana kita merencanakan, membuat, mempublikasikan, berinteraksi dengan audiens, dan melakukan evaluasi,” ungkap Rayhan Anugerah.

Menurut Rayhan Anugerah, pengelolaan media sosial yang baik dapat membantu organisasi maupun desa membangun identitas digital yang lebih kuat. Media sosial juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkenalkan berbagai potensi lokal kepada masyarakat secara lebih luas.

Selain materi yang disampaikan Rayhan Anugerah, peserta juga mendapatkan pelatihan editing video menggunakan CapCut dari Anisa Sasi Ramadani. Dalam sesi tersebut, peserta dikenalkan dengan teknik dasar editing, mulai dari memotong video, menambahkan teks dan musik, menggunakan transisi, hingga mengatur kecepatan video.

Sementara itu, Rifqi Dwi memberikan materi desain grafis menggunakan Canva. Peserta diajak memahami dasar pembuatan desain dengan memperhatikan pemilihan warna, tipografi, elemen visual, serta identitas visual agar informasi yang disampaikan dapat diterima dengan mudah oleh audiens.

Kegiatan workshop tidak hanya menjadi ruang pembelajaran keterampilan digital, tetapi juga menjadi wadah pertemuan bagi pemuda dari berbagai organisasi dan latar belakang. Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat saling mengenal, bertukar ide, serta membuka peluang kolaborasi dalam berbagai kegiatan kepemudaan di Desa Giyanti.

Keterampilan yang diperoleh diharapkan tidak berhenti setelah workshop selesai. Para peserta dapat menerapkannya dalam mengelola media sosial organisasi maupun membantu mempublikasikan berbagai aktivitas dan potensi Desa Giyanti.

Potensi tersebut meliputi UMKM, budaya, kegiatan masyarakat, hingga berbagai aktivitas lokal yang memiliki nilai untuk diperkenalkan kepada masyarakat luas. Dengan keterlibatan aktif pemuda dalam pengelolaan media digital, Desa Giyanti diharapkan mampu membangun kehadiran digital yang lebih informatif, kreatif, dan berkelanjutan.

Melalui KKN Kolaborasi Giya Kencana Desa Giyanti, mahasiswa berupaya mendorong pemuda setempat agar tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu menjadi pengelola dan kreator konten yang dapat membawa cerita serta potensi Desa Giyanti dikenal lebih luas.

Penulis: Rayhan Anugerah
Editor: Vanessa Nindi Utama

7 jhua