KKN Cakraya 246 UIN Jakarta Edukasi Siswa SMPN 3 Legok tentang Bahaya Judi Online
KKN Cakraya 246 UIN Jakarta Edukasi Siswa SMPN 3 Legok tentang Bahaya Judi Online

Legok, BERITA PPM Online – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Cakraya Kelompok 246 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan judi online di SMPN 3 Legok pada Jumat (21/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya judi online sekaligus meningkatkan literasi digital di kalangan pelajar.

Perkembangan teknologi digital telah memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengakses informasi, pendidikan, hiburan, dan komunikasi. Namun, kemudahan tersebut juga diiringi dengan munculnya berbagai tantangan, salah satunya adalah semakin mudahnya paparan terhadap konten dan promosi judi online di ruang digital.

Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, mahasiswa KKN Cakraya 246 mengajak para siswa untuk mengenali berbagai bentuk dan modus promosi judi online yang dapat muncul melalui media sosial, tautan, grup percakapan, maupun berbagai konten digital lainnya. Edukasi diberikan sebagai langkah pencegahan agar siswa memiliki kemampuan untuk mengenali dan menolak aktivitas yang dapat memberikan dampak negatif bagi kehidupan mereka.

Mahasiswa menjelaskan bahwa judi online tidak hanya berkaitan dengan persoalan menang atau kalah, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai risiko apabila dilakukan secara berulang. Aktivitas tersebut dapat mengganggu waktu belajar, menyebabkan kerugian finansial, memengaruhi hubungan dengan keluarga dan teman, serta berpotensi menimbulkan ketergantungan.

Dalam penyampaian materi, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kemampuan berpikir kritis ketika berhadapan dengan berbagai konten di internet. Siswa diajak untuk tidak mudah percaya terhadap tawaran keuntungan cepat serta mempertimbangkan keamanan, kebenaran, risiko, dan dampak dari setiap informasi atau ajakan yang mereka temui di ruang digital.

Kegiatan berlangsung secara komunikatif dan interaktif. Mahasiswa KKN Cakraya 246 menggunakan bahasa yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa agar materi mengenai pencegahan judi online dapat lebih mudah dipahami. Para siswa juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi, bertanya, dan menyampaikan pandangan mereka mengenai penggunaan teknologi dan berbagai konten yang ditemui di internet.

Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya keberanian untuk menolak ajakan judi online. Sikap tersebut tidak hanya diwujudkan dengan tidak mencoba, tetapi juga dengan tidak menyebarkan tautan, mempromosikan, maupun mengajak orang lain untuk terlibat dalam aktivitas perjudian online.

Mahasiswa KKN Cakraya 246 juga menekankan bahwa upaya pencegahan judi online membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Sekolah, keluarga, guru, masyarakat, dan lingkungan pertemanan memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda. Literasi digital dan komunikasi yang terbuka dinilai penting agar siswa memiliki tempat untuk bertanya dan memperoleh pendampingan ketika menghadapi konten atau ajakan yang berisiko.

Bagi mahasiswa KKN Cakraya 246, penyuluhan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam memberikan edukasi mengenai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Melalui kegiatan di SMPN 3 Legok, mahasiswa berupaya membangun kesadaran siswa bahwa teknologi seharusnya digunakan sebagai sarana untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga diri dari paparan judi online serta membangun kebiasaan menggunakan teknologi secara bijak. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa dalam mengambil keputusan yang tepat dan menjaga masa depan mereka dari berbagai aktivitas digital yang berisiko.

Penulis: Muhammad Rahman Fadil
Editor: Vanessa Nindi Utama

WhatsApp Image 2026-09-01 at 13.27.10 (1)