KKN 226 UIN Jakarta Ajak Perempuan Cibunar Manfaatkan Teknologi Digital untuk Berwirausaha

Parung Panjang, Berita PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 226 Cibunar Grahita Aksata UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar seminar “Optimalisasi Peran Perempuan dalam Membangun Ekonomi Kreatif” bagi kader PKK Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Rabu (29/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi upaya mahasiswa KKN dalam mendorong perempuan desa untuk mengembangkan potensi diri dan memanfaatkan peluang ekonomi kreatif guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Seminar yang berlangsung di Aula Kantor Desa Cibunar pukul 13.00–15.00 WIB tersebut diikuti 31 peserta yang terdiri atas kader ibu-ibu PKK Desa Cibunar. Kegiatan menghadirkan Rahmi Purnomowati, S.P., M.Si., Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sekaligus Dosen Agribisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Rahmi membahas pentingnya peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, tantangan yang dihadapi perempuan dalam mengembangkan usaha, serta peluang sektor ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan di tingkat desa.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana untuk memulai dan mengembangkan usaha. Menurutnya, kepemilikan telepon pintar dan akses internet yang telah dimiliki sebagian besar peserta dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk komunikasi dan media sosial, tetapi juga sebagai sarana produktif dalam memasarkan produk.
“Ibu-ibu sudah punya handphone, sudah punya akses internet. Ini harus dimanfaatkan untuk ekonomi kreatif, jangan hanya untuk media sosial semata,” ujar Rahmi.
Selain pemanfaatan teknologi, peserta diajak untuk mengenali potensi dan keterampilan yang dimiliki. Kreativitas tersebut dinilai dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi keluarga.
Rahmi juga mengaitkan pengembangan ekonomi kreatif dengan potensi lokal Desa Cibunar. Sebagai wilayah yang memiliki hasil pertanian, produk pangan dan olahan berbahan baku lokal dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif yang bernilai jual.
Dalam seminar tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai berbagai subsektor ekonomi kreatif, seperti kuliner, kerajinan, fashion, seni, film, dan musik. Berbagai sektor tersebut dapat menjadi ruang bagi perempuan untuk mengembangkan keterampilan sesuai dengan potensi dan kondisi lingkungan masing-masing.
Pengembangan usaha juga tidak terlepas dari kemampuan memanfaatkan media digital. Pemasaran melalui media sosial dan platform digital dapat menjadi salah satu cara bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas tanpa terbatas pada lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 226 Cibunar Grahita Aksata UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berupaya mendorong perempuan Desa Cibunar agar lebih berani mengembangkan kreativitas dan keterampilan menjadi peluang usaha. Edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kemandirian ekonomi keluarga sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.
Kegiatan ini juga mendorong semangat women support women melalui kebiasaan saling berbagi pengalaman, mendukung, dan menguatkan antarsesama perempuan. Dengan dukungan tersebut, perempuan diharapkan dapat semakin percaya diri untuk berkarya, memulai usaha, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.
Melalui program pengabdian ini, KKN 226 Cibunar Grahita Aksata UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menunjukkan peran mahasiswa dalam memberikan edukasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan kreativitas, potensi lokal, dan teknologi digital diharapkan dapat membuka peluang baru bagi perempuan Desa Cibunar untuk tumbuh dan berkembang melalui sektor ekonomi kreatif.
Penulis: Dea Amanda dan Shafira Gita Arsandhaa
Editor: Vanessa Nindi Utama

