KKN 195 Nirantara UIN Jakarta Tanamkan Kesadaran Anti-Perundungan kepada Siswa di Ciampea

Ciampea, Berita PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 195 Nirantara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar sosialisasi pencegahan perundungan atau bullying bagi siswa di MIS PUI Pasar Selasa dan SD Negeri Ciampea 02, Kabupaten Bogor, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 290 siswa dari kedua sekolah.
Sosialisasi dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai berbagai bentuk perundungan serta dampaknya terhadap korban, pelaku, maupun lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari edukasi preventif untuk mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perilaku perundungan.
Di MIS PUI Pasar Selasa, kegiatan diikuti 250 siswa kelas 3, 4, 5, dan 6. Sementara itu, sosialisasi di SD Negeri Ciampea 02 diikuti 40 siswa kelas 5 dan 6.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 195 Nirantara memberikan pemahaman mengenai pengertian bullying serta berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah. Materi mencakup perundungan fisik, verbal, sosial, hingga perundungan yang dilakukan melalui media digital.
Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan edukatif dan interaktif agar siswa lebih mudah memahami persoalan perundungan. Selain materi visual, kegiatan juga diisi dengan diskusi kelompok serta simulasi mengenai tata cara melaporkan tindakan perundungan secara tepat.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak untuk memahami bahwa perundungan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga dapat berupa ejekan, penghinaan, pengucilan, intimidasi, maupun tindakan di ruang digital yang dapat memberikan dampak terhadap kondisi psikologis seseorang.
Selain mengenali bentuk-bentuk perundungan, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menghargai perbedaan, membangun empati, peduli terhadap sesama, serta berani mengambil tindakan ketika menemukan tindakan perundungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan komitmen bersama para siswa untuk menolak segala bentuk perundungan dan ikut menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman. Komitmen tersebut diharapkan dapat mendorong siswa untuk tidak menjadi pelaku maupun korban perundungan serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan yang mengarah pada bullying.
Melalui sosialisasi ini, KKN Kelompok 195 Nirantara berharap pengetahuan yang diperoleh siswa dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Edukasi sejak usia sekolah dasar diharapkan dapat membantu membentuk karakter siswa yang saling menghargai, memiliki kepedulian terhadap sesama, serta mampu menciptakan hubungan pertemanan yang positif di lingkungan sekolah.
Penulis: Dwi Atika Sari
Editor: Vanessa Nindi Utama

