KKN 183 Vidya Niskala Hadirkan Cerobong Asap untuk Dukung Pengelolaan Sampah di Cibeuteung Muara

Cibeuteung Muara, BERITA PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 183 Vidya Niskala UIN Syarif Hidayatullah Jakarta meresmikan fasilitas cerobong asap di Desa Cibeuteung Muara, Kecamatan Ciseeng. Fasilitas tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa di bidang lingkungan dan pengelolaan sampah untuk membantu masyarakat dalam menangani sampah secara lebih terarah.
Pembangunan fasilitas ini dilatarbelakangi oleh persoalan penumpukan sampah harian yang masih dihadapi masyarakat. Melalui program tersebut, mahasiswa KKN 183 berupaya menghadirkan alternatif pengelolaan sampah yang dapat digunakan masyarakat dengan memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban lingkungan.
Cerobong asap tersebut menjadi bagian dari sistem incinerator atau tungku pembakaran sederhana. Fasilitas ini dirancang untuk membantu mengurangi volume sampah melalui proses pembakaran yang lebih terkendali dibandingkan pembakaran terbuka.
Dalam pembangunannya, mahasiswa menggunakan bata ringan (hebel) sebagai material utama. Konstruksi dilengkapi dengan ruang pembakaran, lubang udara untuk membantu sirkulasi oksigen, serta cerobong vertikal yang berfungsi mengarahkan sisa asap hasil pembakaran ke atas.
Proses pembangunan dilakukan dengan semangat gotong royong. Sebanyak 53 buah bata ringan digunakan dalam konstruksi, disertai struktur besi beton sebagai penguat dan lem perekat khusus bata ringan serta sejumlah material pendukung lainnya.
Selain membangun fasilitas, mahasiswa KKN 183 juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah sebelum proses pembakaran. Sampah yang akan diproses perlu dipilah terlebih dahulu dan diperhatikan kondisinya untuk mengurangi potensi munculnya asap berlebih.
Mahasiswa juga menyampaikan bahwa tidak semua jenis sampah dapat dibakar. Sampah anorganik dan bahan berbahaya, seperti baterai bekas, komponen elektronik, pecahan kaca, benda logam, serta bahan kimia tertentu, tidak diperbolehkan untuk dibakar karena dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan dan keselamatan lingkungan.
Aspek keamanan turut menjadi perhatian dalam penggunaan fasilitas tersebut. Incinerator ditempatkan di area terbuka dan kering. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran ketika hujan maupun saat angin bertiup terlalu kencang guna mengurangi risiko penyebaran api dan asap yang tidak terkendali.
Peresmian fasilitas berlangsung bersama masyarakat Desa Cibeuteung Muara sebagai bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN dan warga. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola sampah harian secara lebih tertib dengan tetap memperhatikan prosedur keamanan dalam penggunaannya.
Melalui program ini, KKN 183 Vidya Niskala berupaya memberikan solusi yang sederhana dan tepat guna bagi persoalan pengelolaan lingkungan di Desa Cibeuteung Muara. Selain pembangunan fasilitas, edukasi mengenai pemilahan dan keamanan pengelolaan sampah menjadi bagian penting agar manfaat program dapat berjalan secara berkelanjutan.
KKN 183 Vidya Niskala berharap keberadaan fasilitas dan pengetahuan yang diberikan dapat mendorong kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih tertib dan bertanggung jawab.
DPL: Ivalaili, M.I.E, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis prodi Perbankan Syariah
Editor: Annisa Khafi Rabbani
