KKN 181 UIN Jakarta Sosialisasikan Alat Pembakaran Sampah, Buka Ruang Diskusi Pengelolaan Sampah di Desa Babakan
Babakan, BERITA PPM Online - Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 181 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar sosialisasi Alat Pembakaran Sampah sekaligus membuka ruang diskusi mengenai pengelolaan sampah bersama Pemerintah Desa Babakan dan masyarakat, Sabtu (22/8/2026), di Kantor Kepala Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN 181 dalam menghadirkan alternatif pengelolaan sampah di tengah persoalan pembakaran sampah terbuka yang masih dilakukan masyarakat.
Pembakaran sampah secara terbuka langsung di atas tanah menjadi salah satu persoalan pengelolaan sampah yang masih dihadapi Desa Babakan. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN 181 berinisiatif membuat Alat Pembakaran Sampah sebagai salah satu alternatif untuk membantu masyarakat mengelola sampah dengan ruang pembakaran yang lebih tertata dan tertutup.
Alat yang dibuat mahasiswa tersebut dilengkapi dengan roda sehingga dapat dipindahkan sesuai kebutuhan. Melalui kegiatan sosialisasi, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan hasil program kerja, tetapi juga meminta masukan dari pemerintah desa dan masyarakat mengenai penggunaan serta pengembangan alat tersebut.
Sosialisasi diikuti oleh Kepala Desa Babakan beserta jajaran, para kepala dusun, masyarakat, dan mahasiswa Kelompok KKN 181. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menjelaskan fungsi alat, cara penggunaan, serta aspek keselamatan yang perlu diperhatikan selama proses pembakaran.
Mahasiswa kemudian melakukan demonstrasi penggunaan alat. Proses pembakaran diawali dengan menyalakan api melalui ruang perapian di bagian bawah. Setelah api cukup panas, sampah dimasukkan secara bertahap melalui bagian atas ruang pembakaran. Sampah tidak dimasukkan dalam jumlah terlalu banyak agar proses pembakaran dapat berlangsung lebih optimal.
Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa juga menekankan bahwa alat tidak diperuntukkan bagi pembakaran bahan berbahaya, seperti bahan kimia, baterai, aerosol, maupun material lain yang berpotensi menimbulkan ledakan atau menghasilkan asap berbahaya.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi bersama Kepala Desa Babakan, Marwan Suherwan. Dalam diskusi tersebut, Marwan menyampaikan bahwa pembakaran masih menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi volume sampah, khususnya ketika sistem pengelolaan sampah yang tersedia belum berjalan secara optimal.
“Pembakaran masih menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat saat ini untuk mengurangi volume sampah, khususnya ketika belum tersedia sistem pengelolaan sampah yang lebih optimal,” ujar Marwan.
Kepala Desa juga menanyakan secara langsung mengenai kekurangan dan kendala dari alat yang telah dibuat oleh mahasiswa KKN 181. Pertanyaan tersebut kemudian membuka pembahasan mengenai sistem pembakaran dan penyaringan asap yang masih dapat dikembangkan.
Mahasiswa KKN 181 menyampaikan hasil evaluasi secara terbuka bahwa alat yang dibuat masih memiliki sejumlah keterbatasan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan lebih lanjut agar alat tersebut dapat menjadi teknologi pengelolaan sampah yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
Diskusi tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan sosialisasi karena pembahasan tidak berhenti pada penggunaan alat yang telah dibuat. Masukan dari pemerintah desa dan masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi mahasiswa sekaligus membuka peluang munculnya inovasi baru dalam pengelolaan sampah di Desa Babakan.
Melalui kegiatan tersebut, Kelompok KKN 181 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap Alat Pembakaran Sampah yang telah dibuat dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi langkah awal dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Babakan. Dari sebuah alat, mahasiswa berharap terbuka ruang diskusi dan dari diskusi tersebut lahir inovasi yang dapat terus dikembangkan oleh masyarakat dan pemerintah desa di masa mendatang.
Penulis: Totti Pradana
Editor: Vanessa Nindi Utama

