KKN 101 Wiradipta Ajak Warga Kenali AI, Cegah Hoaks, dan Manfaatkan QRIS

TANGERANG — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 101 Wiradipta menggelar Workshop DIGIWARGA: Kenali AI dan Hoax untuk meningkatkan kecakapan digital masyarakat sekaligus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) beradaptasi dengan sistem pembayaran digital.
Kegiatan yang berlangsung di Musholla Ma Nurmi, RT 02/RW 06, Jumat (14/8/2026), tersebut diikuti perangkat desa, 25 warga dalam sesi literasi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI), serta lima pelaku UMKM dalam sesi digitalisasi pembayaran menggunakan QRIS.
Program DIGIWARGA diinisiasi sebagai respons terhadap perkembangan teknologi digital yang menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat. Kemudahan memperoleh informasi melalui ruang digital turut diiringi dengan maraknya peredaran berita bohong atau hoaks serta manipulasi konten berbasis AI yang berpotensi menimbulkan disinformasi.
Di sisi lain, perkembangan ekosistem digital juga mendorong masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk beradaptasi dengan sistem transaksi nirsentuh. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 101 Wiradipta berupaya membangun ketahanan digital masyarakat melalui edukasi literasi AI, anti-hoaks, dan digitalisasi pembayaran.
Materi workshop disampaikan oleh Muhamad Rafi, anggota Kelompok KKN 101 Wiradipta. Peserta diberikan pemahaman mengenai cara mengenali konten yang dibuat atau dimanipulasi menggunakan AI serta strategi menyaring informasi agar tidak mudah terpapar berita hoaks.
Penyampaian materi kemudian dilanjutkan dengan kuis untuk mengukur pemahaman peserta mengenai konten AI dan hoaks. Warga menunjukkan antusiasme selama kegiatan dan memberikan respons positif terhadap program yang diselenggarakan mahasiswa KKN.
Selain literasi digital, kegiatan juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam mengadopsi sistem pembayaran QRIS. Sesi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kemudahan transaksi digital kepada pelaku usaha lokal agar dapat mengikuti perkembangan ekosistem ekonomi digital.
Melalui pendampingan tersebut, lima pelaku UMKM mengikuti proses pembuatan QRIS sebagai bagian dari digitalisasi sistem pembayaran usaha mereka. Kegiatan ini melengkapi materi literasi AI dan anti-hoaks dengan keterampilan digital yang dapat diterapkan secara langsung dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
Melalui Workshop DIGIWARGA, KKN 101 Wiradipta berharap masyarakat tidak hanya mampu menggunakan teknologi digital, tetapi juga lebih kritis dalam menerima informasi serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Literasi AI, kemampuan mengenali hoaks, dan pemanfaatan pembayaran digital diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan ketahanan digital masyarakat di tingkat lokal.
Penulis: Imelda
Editor: Annisa Khafi Rabbani

