Hadapi Darurat Sampah, KKN 105 LARASMAYA Gandeng LKC Dompet Dhuafa Edukasi Warga Pondok Aren
Hadapi Darurat Sampah, KKN 105 LARASMAYA Gandeng LKC Dompet Dhuafa Edukasi Warga Pondok Aren

IMG_1061 (1)

Pondok Aren, Berita PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 105 LARASMAYA UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar sosialisasi pemilahan dan pengelolaan sampah di RT 05/RW 04, Kelurahan Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah sejak dari lingkungan rumah tangga.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi darurat sampah yang tengah dihadapi wilayah Tangerang Selatan, sehingga diperlukan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam mengurangi serta mengelola sampah sejak dari sumbernya. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN 105 LARASMAYA berupaya mendorong masyarakat untuk tidak hanya membuang sampah, tetapi juga melakukan pemilahan dan pengolahan secara tepat mulai dari rumah.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai jenis-jenis sampah, yaitu sampah organik, anorganik, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Sampah organik meliputi sisa makanan, kulit buah, cangkang telur, dedaunan, dan potongan rumput yang dapat terurai secara alami.

Sementara itu, sampah anorganik seperti plastik, kaca, besi, dan styrofoam membutuhkan waktu yang lebih lama untuk terurai. Masyarakat juga diperkenalkan dengan sampah B3, seperti baterai, obat-obatan, barang elektronik, dan kaleng bekas cat yang memerlukan penanganan khusus.

Selain pemilahan, peserta mendapatkan edukasi mengenai konsep 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle). Konsep tersebut menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat diterapkan masyarakat untuk mengurangi jumlah sampah, menggunakan kembali barang yang masih memiliki fungsi, serta mendaur ulang sampah agar memiliki nilai guna.

Tidak hanya membahas pemilahan sampah, sosialisasi juga memperkenalkan pengolahan sampah organik menjadi kompos menggunakan composting bag. Masyarakat diberikan informasi mengenai pemanfaatan sampah cokelat, seperti daun kering dan tanah, serta sampah hijau berupa sisa sayuran, daun, kulit buah, dan sisa teh atau kopi.

Pengolahan tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif dalam mengurangi sampah rumah tangga sekaligus menghasilkan kompos yang dapat dimanfaatkan kembali.

Melalui kolaborasi dengan LKC Dompet Dhuafa, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan. Permasalahan sampah tidak dapat diselesaikan hanya melalui penanganan di tingkat pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam mengurangi dan memilah sampah dari sumbernya.

Bagi mahasiswa KKN 105 LARASMAYA, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata dalam merespons permasalahan lingkungan yang ada di wilayah Tangerang Selatan. Dengan dimulai dari langkah sederhana di tingkat rumah tangga, masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman sekaligus membantu mengurangi beban permasalahan sampah di wilayah Tangerang Selatan.

Penulis: Salwa Maulydya
Editor:
Vanessa Nindi Utama

Screenshot 2026-08-11 131643 (1)