Dukung Penanganan Kemiskinan dan Stunting, KKN UIN Jakarta 2026 Siap Bersinergi dengan Pemkab Tangerang
Dukung Penanganan Kemiskinan dan Stunting, KKN UIN Jakarta 2026 Siap Bersinergi dengan Pemkab Tangerang

WhatsApp Image 2026-02-12 at 17.00.47

Kabupaten Tangerang, BERITA PPM Online — Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan kunjungan koordinasi ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang dalam rangka persiapan dan sinkronisasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 pada Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas pelaksanaan KKN Tahun 2025 yang telah berlangsung di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tangerang, di antaranya Cisauk, Pagedangan, Legok, Sepatan Timur, Sepatan, Panongan, Jambe, Cikupa, Sindang Jaya, Tigaraksa, dan Rajeg. Secara umum, pelaksanaan KKN 2025 berjalan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari pemerintah daerah maupun masyarakat.

Kepala PPM LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ade Rina Farida, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Bappeda Kabupaten Tangerang serta dukungan yang terus diberikan kepada mahasiswa UIN Jakarta dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga memaparkan laporan dan evaluasi pelaksanaan KKN Tahun 2025.

“Secara umum KKN Tahun 2025 berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi nyata di bidang pendidikan, sosial-keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat. Namun, terdapat beberapa catatan evaluatif, di antaranya kasus pencurian yang terjadi di wilayah Solear dan Cisauk yang menjadi perhatian bersama untuk perbaikan ke depan,” ujar Ade Rina.

Dari pihak Bappeda Kabupaten Tangerang, Plt. Sekretaris Bappeda, Indri Susanti, menyampaikan terima kasih atas kunjungan PPM LP2M UIN Jakarta dan menyambut baik keberlanjutan Kabupaten Tangerang sebagai lokus KKN mahasiswa UIN Jakarta.

“Kami mengapresiasi kontribusi mahasiswa UIN Jakarta selama ini. Ke depan, terdapat beberapa wilayah baru yang dapat menjadi pertimbangan, seperti Tanjung Anom dan Tanjung Kait di wilayah pesisir. Wilayah tersebut potensial, termasuk untuk pengembangan program KKN berbasis ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis,” ungkapnya.

Indri juga menegaskan bahwa fokus prioritas pembangunan Kabupaten Tangerang saat ini mencakup penanganan kemiskinan dan stunting. Selain itu, terdapat program Desa Smart di Desa Sodong serta rencana pengembangan infrastruktur transportasi, termasuk pembangunan MRT yang menghubungkan Jakarta hingga Balaraja. Menurutnya, kemudahan akses transportasi perlu diiringi dengan kesiapan masyarakat yang unggul dan berdaya saing.

“Kami terbuka tidak hanya untuk KKN, tetapi juga kerja sama riset dan program pengabdian lainnya, selama memiliki output yang jelas, nyata, dan berdampak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator PPM LP2M UIN Jakarta, Eva Khudzaeva, M.Si., memaparkan ragam skema KKN yang dikelola PPM, meliputi KKN Reguler, KKN Tematik, serta KKN Internasional yang telah dilaksanakan di berbagai negara seperti Malaysia, Korea, Arab Saudi, Jepang, dan Hong Kong. Selain itu, terdapat pula skema KKN Kolaborasi dengan dukungan pembiayaan penuh dari UIN Jakarta, seperti program Moderasi Beragama, BKSPTN Barat, serta Tematik Kolaborasi lintas perguruan tinggi.

Koordinator PPM lainnya, Kaula Fahmi, M.Hum., menegaskan bahwa KKN tidak hanya menjadi program rutin tahunan, melainkan bagian dari strategi pengabdian yang terintegrasi dengan agenda pembangunan daerah. Menurutnya, sinkronisasi dengan Bappeda menjadi kunci agar program mahasiswa benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran mahasiswa di Kabupaten Tangerang tidak sekadar menjalankan program, tetapi menghadirkan solusi berbasis kajian akademik dan kebutuhan lapangan. Karena itu, koordinasi sejak tahap perencanaan sangat penting agar KKN Tahun 2026 selaras dengan prioritas daerah, termasuk isu kemiskinan, stunting, dan penguatan desa,” ujar Kaula Fahmi.

Ia juga menambahkan bahwa pengembangan skema Desa Binaan dan kerja sama riset berbasis output konkret dapat menjadi model kolaborasi jangka panjang antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, sehingga dampak pengabdian dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Melalui koordinasi ini, kedua belah pihak sepakat untuk menyelaraskan rencana KKN Tahun 2026 dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah. Pembahasan mencakup pemetaan wilayah sasaran, sinkronisasi program, hingga perumusan rencana tindak lanjut kerja sama.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pengabdian kepada masyarakat yang terarah, solutif, dan berkelanjutan. PPM LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program KKN yang berbasis kebutuhan riil masyarakat serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Tangerang pada Tahun 2026 dan tahun-tahun mendatang. (MusAm)