Dorong Digitalisasi UMKM, KKN 262 UIN Jakarta Kenalkan dan Dampingi Penggunaan QRIS
Tanah Merah, BERITA PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelompok 262 Rakta Sarvaguna UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Tanah Merah untuk beradaptasi dengan sistem pembayaran digital melalui pendampingan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Kegiatan bertajuk “Penggunaan QRIS untuk Para UMKM” tersebut berlangsung pada Rabu (12/8/2026) dengan menyasar para pelaku UMKM di Desa Tanah Merah. Program ini digelar sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung digitalisasi ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut dilatarbelakangi masih adanya pelaku UMKM di Desa Tanah Merah yang belum memanfaatkan QRIS sebagai metode pembayaran dalam menjalankan usahanya. Melalui workshop ini, mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga melakukan pendampingan secara langsung agar para pelaku usaha dapat memahami dan menggunakan sistem pembayaran digital.
Kegiatan diawali dengan pendekatan kepada para pelaku UMKM. Mahasiswa mendatangi pedagang satu per satu untuk mengetahui apakah usaha mereka telah memiliki QRIS. Bagi pelaku usaha yang belum memiliki QRIS, mahasiswa menawarkan pendampingan pembuatan sekaligus menjelaskan data yang diperlukan dalam proses tersebut.
Selanjutnya, para pelaku UMKM mendapatkan edukasi mengenai manfaat penggunaan QRIS. Dalam sesi yang dipandu Apang tersebut, mahasiswa menjelaskan sejumlah manfaat pembayaran digital, antara lain kemudahan dan keamanan transaksi serta peluang menjangkau lebih banyak pembeli yang telah beralih menggunakan metode pembayaran nontunai.
Tidak berhenti pada sosialisasi, mahasiswa KKN 262 juga memberikan pendampingan dalam proses pembuatan QRIS. Para pelaku UMKM dibantu mulai dari mengunduh aplikasi yang diperlukan, mengisi data, hingga proses verifikasi KTP. Pendampingan dilakukan secara langsung dan bertahap agar setiap pedagang dapat memahami proses pembuatan QRIS yang dijalani.
Setelah QRIS berhasil diterbitkan, mahasiswa menyerahkan hasil cetaknya kepada masing-masing pelaku UMKM. Mahasiswa juga memberikan penjelasan mengenai cara penggunaan serta menyarankan penempatan QRIS di lokasi usaha agar mudah dijangkau pembeli.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan evaluasi singkat bersama para pelaku UMKM yang telah mendapatkan pendampingan. Evaluasi menjadi ruang untuk memastikan pemahaman peserta sebelum kegiatan diakhiri dengan dokumentasi bersama.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Reguler Kelompok 262 berharap pelaku UMKM di Desa Tanah Merah semakin terbuka terhadap perkembangan teknologi pembayaran digital. Pemanfaatan QRIS diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi transaksi sekaligus memperluas jangkauan pembeli bagi pelaku usaha.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendorong masyarakat agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memperkuat digitalisasi ekonomi kerakyatan di tingkat lokal.
Penulis: Faisa Agara Amarullah
Editor: Annisa Khafi Rabbani
