Delegasi UIN Jakarta Siap Mengabdi dalam KKN Kolaboratif Bersama IAIN SAS Babel di Pulau Lepar

Bangka Selatan, BERITA PPM Online– Lima mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta resmi mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaboratif Tahun 2026 bersama Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung. Program ini menjadi wujud komitmen Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam memperkuat jejaring kolaborasi antarp erguruan tinggi sekaligus mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian yang berdampak bagi masyarakat.
KKN Tematik Kolaboratif dilaksanakan di Pulau Lepar, Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan. Selama masa pengabdian, mahasiswa UIN Jakarta akan berkolaborasi dengan mahasiswa IAIN SAS Bangka Belitung untuk mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan wilayah kepulauan.
Delegasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terdiri atas lima mahasiswa lintas program studi, yaitu Nadien Rizky Fitriniar (Hubungan Internasional), Muhammad Fahmi Sidiq Hamdani (Perbandingan Mazhab), Asri Komala Khairani (Bahasa dan Sastra Arab), Dzaka Mutahassin Ramzan (Dirasat Islamiyah), dan Intan Sri Rahayu Rizqi (Komunikasi dan Penyiaran Islam). Kelima mahasiswa tersebut ditempatkan di tiga desa, yakni Desa Penutuk, Desa Tanjung Labu, dan Desa Kumbung.
Bersama mahasiswa IAIN SAS Bangka Belitung, para delegasi akan melaksanakan berbagai program yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir, penguatan literasi, pendidikan keagamaan, digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelestarian lingkungan, serta pendampingan kelembagaan masyarakat desa.
Setelah mengikuti rangkaian pembekalan, seluruh peserta secara resmi diberangkatkan menuju lokasi pengabdian dari Desa Penutuk, Kecamatan Lepar Pongok. Pelepasan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan KKN Tematik Kolaboratif Tahun 2026 di sejumlah desa di Pulau Lepar.
Dalam seremoni pelepasan, Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung secara simbolis menyerahkan bibit pohon matoa kepada perwakilan mahasiswa peserta KKN. Penyerahan bibit tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus pesan agar mahasiswa tidak hanya berkontribusi melalui program kerja, tetapi juga meninggalkan jejak kepedulian terhadap lingkungan. Bibit matoa tersebut akan ditanam di desa-desa lokasi KKN sebagai simbol tumbuhnya kolaborasi dan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat Pulau Lepar.
Salah seorang delegasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Intan Sri Rahayu Rizqi, mengungkapkan antusiasmenya mengikuti program KKN kolaboratif. Menurutnya, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga untuk belajar bersama masyarakat sekaligus memperluas wawasan melalui kolaborasi dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain.
"KKN kolaboratif ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami tidak hanya belajar memahami karakteristik masyarakat kepulauan, tetapi juga belajar bekerja sama dengan mahasiswa dari kampus lain dalam menyusun program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Semoga kehadiran kami dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari upaya membangun desa secara berkelanjutan," ujarnya.
Koordinator Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Eva Khudzaeva, M.Si., menjelaskan bahwa KKN kolaboratif merupakan salah satu bentuk implementasi pengabdian yang mendorong mahasiswa untuk belajar dalam ekosistem kolaboratif lintas perguruan tinggi.
Menurut Eva, pengalaman tersebut akan memperkaya kompetensi mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun sosial, karena mereka dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun komunikasi yang efektif, serta menyusun solusi bersama masyarakat.
"PPM terus mendorong mahasiswa untuk memperluas pengalaman pengabdian melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi. Dalam KKN seperti ini, mahasiswa belajar bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kemampuan membangun kerja sama, menghargai keberagaman, dan beradaptasi dengan karakter masyarakat setempat. Nilai-nilai inilah yang menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin dan agen perubahan di tengah masyarakat," jelas Eva.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Ade Rina Farida, M.Si., menyampaikan bahwa keikutsertaan delegasi UIN Jakarta dalam KKN Tematik Kolaboratif merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat jejaring pengabdian dan meningkatkan kualitas pengalaman belajar mahasiswa.
"KKN kolaboratif menjadi ruang belajar yang sangat penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat kemampuan bekerja sama lintas institusi. Kami berharap para delegasi UIN Jakarta mampu menjadi representasi kampus yang membawa semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pulau Lepar," ujar Ade Rina Farida.
Melalui KKN Tematik Kolaboratif Tahun 2026, PPM LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap sinergi antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dapat terus berkembang dalam berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan inovasi pemberdayaan yang berkelanjutan, tetapi juga memperkuat jejaring antarp erguruan tinggi dalam mendukung pembangunan masyarakat yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Penulis: Intan Sri Rahayu Rizqi
Editor: Muslikh

