Delegasi Mahasiswa KKN UIN Jakarta dalam KKN Tematik Kolaborasi PTKIN Lakukan Observasi Potensi Gula Kristal untuk Dukung Pemberdayaan UMKM Desa Giyanti

Giyanti, Berita PPM Online — Delegasi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang tergabung dalam Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaborasi PTKIN melaksanakan observasi potensi ekonomi lokal melalui kunjungan ke salah satu pelaku usaha gula kristal di Dusun Kemanjuran, Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi potensi unggulan desa sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Delegasi UIN Jakarta diwakili oleh Rayhan Anugerah yang bersama Tim KKN Kolaborasi Giya Kencana Desa Giyanti melakukan observasi ke tempat produksi gula kristal milik Warsini dan Tusiran. Keduanya telah mengembangkan usaha gula kristal sejak tahun 2015 dan menjadi salah satu pelaku UMKM yang berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat Desa Giyanti.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa melakukan identifikasi terhadap proses produksi, rantai distribusi, hingga peluang pengembangan produk gula kristal. Observasi dilakukan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi ekonomi desa yang dapat dikembangkan melalui program kerja KKN Tematik Kolaborasi PTKIN.
Warsini menjelaskan bahwa keluarganya pada awalnya memproduksi gula cetak sebelum beralih ke gula kristal atau gula semut karena dinilai memiliki peluang pasar yang lebih luas. Bahan baku berupa air nira diperoleh dari pohon kelapa yang berada di sekitar rumah, kemudian diolah melalui dua tahap proses pemasakan, yaitu pada pagi dan sore hari.
Dalam sehari, usaha tersebut mampu menghasilkan sekitar 6–7 kilogram gula kristal. Produk kemudian dijual kepada pengepul dengan harga sekitar Rp21.500 per kilogram sebelum dipasarkan ke berbagai warung, toko, hingga memenuhi permintaan pasar ekspor. Selain digunakan sebagai pemanis alami untuk kopi dan teh, gula kristal juga dimanfaatkan sebagai bahan baku berbagai produk olahan, seperti roti dan makanan lainnya.
Selama observasi berlangsung, Rayhan Anugerah turut berdialog dengan pelaku UMKM untuk menggali informasi mengenai tantangan yang dihadapi dalam mempertahankan kualitas produksi serta memperluas akses pemasaran. Hasil pengamatan tersebut akan menjadi bahan penyusunan program kerja yang diharapkan dapat mendukung penguatan kapasitas UMKM sekaligus meningkatkan nilai tambah produk unggulan Desa Giyanti.
Dalam kesempatan tersebut, Tusiran mengungkapkan bahwa proses produksi gula kristal memiliki tantangan yang tidak ringan. Pengambilan air nira dari pohon kelapa memiliki risiko tinggi, terutama saat musim hujan ketika batang pohon menjadi licin dan ancaman sambaran petir meningkat. Meskipun demikian, aktivitas tersebut tetap dijalankan sebagai sumber utama penghidupan keluarga.
Kegiatan observasi ini menjadi salah satu bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui keterlibatan langsung dengan pelaku UMKM, delegasi mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berupaya memahami kondisi riil masyarakat sekaligus merumuskan program pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa.
Melalui kegiatan ini, Tim KKN Kolaborasi Giya Kencana berharap dapat membangun sinergi yang lebih kuat dengan pelaku UMKM di Desa Giyanti. Selain menjadi langkah awal dalam memetakan potensi ekonomi lokal, observasi tersebut diharapkan mampu mendorong pengembangan produk gula kristal agar memiliki daya saing yang lebih tinggi serta memberikan nilai tambah bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Penulis: Rayhan Anugerah
Editor: Vanessa Nindi Utama
