Dari Warung ke Dunia Digital, KKN 216 Brajakara Dampingi UMKM Manfaatkan QRIS dan Google Maps
Dari Warung ke Dunia Digital, KKN 216 Brajakara Dampingi UMKM Manfaatkan QRIS dan Google Maps

IMG_6228_optimized_250

Bogor, BERITA PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler 216 Brajakara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan program Digitalisasi UMKM bagi pelaku usaha di Kampung Leuwi Ceuri, Desa Argapura, Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan dengan memperkenalkan sekaligus membantu pembuatan QRIS dan Google Maps sebagai upaya mendukung perkembangan usaha masyarakat di era digital.

Program digitalisasi UMKM dilaksanakan dengan pendekatan langsung kepada para pelaku usaha. Mahasiswa KKN 216 Brajakara dibagi menjadi tiga kelompok yang kemudian menyebar ke sejumlah wilayah di Kampung Leuwi Ceuri untuk melakukan sosialisasi secara door-to-door.

Dengan mendatangi warung satu per satu, mahasiswa dapat berkomunikasi secara langsung dengan pemilik usaha sekaligus menjelaskan manfaat dan penggunaan QRIS maupun Google Maps sesuai dengan kebutuhan masing-masing warung.

Melalui pendampingan tersebut, para pelaku usaha tidak hanya memperoleh informasi mengenai teknologi digital, tetapi juga mendapatkan bantuan secara langsung dalam proses pembuatan akun dan penggunaannya.

Hasil kegiatan menunjukkan sebanyak 18 warung telah dibuatkan Google Maps, sementara 13 warung telah dibuatkan QRIS. Kehadiran QRIS juga langsung dimanfaatkan oleh beberapa pemilik warung untuk mencoba melakukan transaksi secara digital.

Salah satu pemilik warung, Umi Mamah, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan mahasiswa KKN. Ia mengaku terbantu dengan adanya pembuatan QRIS dan Google Maps untuk usahanya.

“Terima kasih kakak-kakak KKN atas bantuan pembuatan QRIS dan Maps-nya, apalagi tadi langsung pada jajan es krim biar bisa cobain bayar lewat QRIS baru. Semoga semua kakak-kakak KKN sukses dalam perjalanannya,” ungkapnya.

Program Digitalisasi UMKM tersebut menjadi salah satu bentuk pendampingan mahasiswa kepada masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi. Pemanfaatan Google Maps diharapkan dapat membantu warung lebih mudah ditemukan oleh pelanggan, sementara QRIS memberikan alternatif pembayaran yang lebih praktis bagi pelaku usaha dan konsumen.

Melalui kegiatan ini, KKN 216 Brajakara berharap warung-warung di Kampung Leuwi Ceuri, Desa Argapura, dapat semakin dikenal dan mulai memanfaatkan teknologi digital dalam menjalankan kegiatan usahanya.

Pendampingan tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal bagi pelaku UMKM setempat untuk beradaptasi dengan perkembangan ekosistem digital sekaligus memberikan kemudahan dalam melayani pelanggan.

Penulis: ‘Alyaa ‘Ambar Naafi
Editor: Annisa Khafi Rabbani