Dari Ruang Kosong Jadi Pusat Literasi, KKN Rantikara 201 Revitalisasi Perpustakaan SDN Bantar Endah
Dari Ruang Kosong Jadi Pusat Literasi, KKN Rantikara 201 Revitalisasi Perpustakaan SDN Bantar Endah

Screenshot 2026-08-31 154937

Bantar Endah, BERITA PPM Online — Upaya meningkatkan budaya literasi anak sejak dini dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta melalui program KREASI (Kolaborasi Revitalisasi Perpustakaan dan Sistem Informasi Sekolah) di SDN Bantar Endah.

Program yang dilaksanakan pada 3–21 Agustus 2026 ini diinisiasi oleh Kelompok KKN 201 Rantikara sebagai respons terhadap kondisi perpustakaan sekolah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Meski telah memiliki gedung perpustakaan baru, fasilitas pendukung dan sistem administrasi pengelolaan koleksi buku di SDN Bantar Endah masih terbatas.

Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN 201 Rantikara untuk melakukan revitalisasi perpustakaan melalui dua pendekatan, yakni pembenahan fasilitas fisik dan digitalisasi tata kelola administrasi. Langkah ini diharapkan dapat menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang nyaman sekaligus mendukung peningkatan minat baca siswa.

Revitalisasi Ruang dan Pengayaan Koleksi Buku

Salah satu fokus utama program KREASI adalah melakukan penataan ulang interior dan tata letak perpustakaan. Mahasiswa KKN menata rak serta ruang baca agar menjadi lebih bersih, rapi, kondusif, dan ramah bagi anak-anak.

Selain pembenahan ruang, Kelompok KKN 201 Rantikara juga memperkaya koleksi bacaan dengan menghimpun dan menyalurkan sebanyak 800 eksemplar buku bacaan anak. Koleksi tersebut diperoleh melalui bantuan para donatur buku.

Penambahan koleksi bacaan ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan literatur bagi siswa kelas 1 hingga kelas 6 sekaligus mendorong mereka untuk lebih sering memanfaatkan perpustakaan.

Digitalisasi Tata Kelola Perpustakaan

Tidak hanya melakukan pembenahan secara fisik, mahasiswa KKN 201 Rantikara juga mengembangkan dan menerapkan dashboard otomasi perpustakaan untuk mendukung pengelolaan administrasi secara lebih terstruktur.

Melalui sistem tersebut, koleksi buku dapat didata dan diinventarisasi dengan lebih rapi. Sistem temu kembali (retrieval system) juga diterapkan untuk memudahkan petugas maupun siswa dalam mencari koleksi buku.

Digitalisasi turut mencakup pencatatan sirkulasi peminjaman buku sehingga pengelolaan administrasi perpustakaan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.

Untuk memastikan sistem dapat terus digunakan setelah program KKN berakhir, mahasiswa turut memberikan pelatihan kepada guru dan staf yang ditunjuk sebagai pengelola perpustakaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses transfer of knowledge untuk mendukung keberlanjutan program.

Mendorong Minat Baca Siswa

Perpaduan antara pembenahan ruang, penambahan koleksi buku, dan penerapan sistem administrasi digital memberikan perubahan positif terhadap pemanfaatan perpustakaan SDN Bantar Endah.

Siswa-siswi menunjukkan antusiasme yang tinggi untuk mengunjungi perpustakaan dan mengeksplorasi berbagai bahan bacaan. Keberadaan ruang yang lebih nyaman serta koleksi buku yang lebih beragam turut mendorong siswa untuk membaca di luar kegiatan pembelajaran formal.

Melalui program KREASI, Kelompok KKN 201 Rantikara berupaya tidak hanya memperbaiki kondisi perpustakaan, tetapi juga membangun sistem pengelolaan yang dapat terus dimanfaatkan oleh pihak sekolah.

Program ini menjadi bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan dasar dalam menghadirkan ruang literasi yang lebih layak, terorganisasi, dan berkelanjutan bagi siswa SDN Bantar Endah.

Editor: Annisa Khafi Rabbani

Screenshot 2026-08-31 155001