Dari Pelataran Tak Terpakai Jadi Ruang Literasi, KKN 256 Mahitala UIN Jakarta Hadirkan Taman Baca bagi Anak-Anak di Desa Curug Wetan
Curug Wetan, BERITA PPM ONLINE - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 256 Mahitala UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan Taman Baca bagi anak-anak di sekitar Musholla Al-Hidayah, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Selasa (25/8/2026). Program tersebut memanfaatkan pelataran mushola yang sebelumnya belum digunakan secara optimal menjadi ruang literasi yang dapat dimanfaatkan anak-anak untuk membaca dan belajar.
Pembuatan Taman Baca dilatarbelakangi oleh keberadaan ruang kosong di sekitar Musholla Al-Hidayah yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Kondisi tersebut kemudian dilihat mahasiswa KKN sebagai peluang untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih dekat dengan lingkungan tempat tinggal anak-anak.
Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN 256 Mahitala menginisiasi pemanfaatan pelataran mushola sebagai ruang literasi terbuka. Kehadiran Taman Baca diharapkan dapat memberikan akses yang mudah bagi anak-anak untuk membaca sekaligus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di luar kegiatan sekolah.
Proses pembuatan Taman Baca dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari membersihkan dan menata area pelataran mushola, menyiapkan tempat untuk meletakkan koleksi buku, hingga menambahkan sejumlah elemen pendukung agar area tersebut lebih nyaman digunakan. Mahasiswa KKN juga menata buku-buku bacaan yang sesuai dengan usia anak sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan membaca dan belajar.
Pemanfaatan pelataran mushola sebagai Taman Baca menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN dalam mengubah ruang yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal menjadi fasilitas yang memiliki nilai edukatif. Area tersebut kemudian dapat digunakan anak-anak untuk membaca, belajar, sekaligus berinteraksi dengan teman-teman di lingkungan sekitar.
Antusiasme anak-anak terlihat ketika Taman Baca mulai digunakan. Mereka dapat memilih buku sesuai dengan minat masing-masing dan memanfaatkan area tersebut sebagai tempat membaca. Kehadiran Taman Baca juga memberikan alternatif kegiatan edukatif yang dapat dilakukan anak-anak di lingkungan tempat tinggal mereka.
Melalui program ini, mahasiswa KKN 256 Mahitala berharap Taman Baca dapat membantu menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini serta meningkatkan ketertarikan anak-anak terhadap buku dan kegiatan belajar. Taman Baca juga diharapkan tetap dimanfaatkan setelah masa pelaksanaan KKN berakhir.
Pembuatan Taman Baca di pelataran Musholla Al-Hidayah menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung kegiatan pendidikan dan literasi di lingkungan masyarakat. Pemanfaatan ruang yang sebelumnya belum digunakan secara optimal tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi anak-anak sekaligus menjadi fasilitas yang dapat dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat.
Penulis: Tasya Syarifah Zein
Editor: Vanessa Nindi Utama
