Dari Manik-Manik Jadi Karya, KKN Karuna Bhumi 240 Ajak Warga Berkreasi
Cihuni, BERITA PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Karuna Bhumi 240 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar kegiatan kerajinan tangan melalui program “Gelang Manik-Manik” di teras desa, Kamis (20/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 15–20 peserta dan menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, ketelitian, kesabaran, serta keterampilan tangan melalui kreasi gelang.
Program “Gelang Manik-Manik” dirancang sebagai kegiatan kreatif yang dapat memberikan kesempatan kepada peserta untuk menghasilkan karya berdasarkan ide dan kreativitas masing-masing. Selain menghasilkan kerajinan sederhana, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengisi waktu luang dengan aktivitas yang menyenangkan dan bermanfaat.
Sebelum pelaksanaan, mahasiswa KKN menyiapkan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan, seperti manik-manik dengan beragam warna dan bentuk serta tali sebagai bahan dasar gelang. Peserta kemudian diberikan kebebasan untuk memilih kombinasi warna dan susunan manik-manik sesuai dengan desain yang mereka inginkan.
Kegiatan diawali dengan penjelasan singkat mengenai tahapan pembuatan gelang. Mahasiswa KKN terlebih dahulu memberikan contoh, mulai dari memilih manik-manik, menentukan susunan warna, merangkainya pada tali, hingga mengikat bagian ujung gelang.
Setelah memahami cara pembuatannya, peserta mulai merangkai gelang dengan desain pilihan masing-masing. Selama proses berlangsung, mahasiswa KKN turut mendampingi dan membantu peserta yang mengalami kesulitan, terutama ketika memasukkan manik-manik ke tali atau mengikat gelang.
Suasana kegiatan berlangsung santai dan interaktif. Peserta tidak hanya membuat gelang secara mandiri, tetapi juga saling berdiskusi dan berbagi ide mengenai perpaduan warna serta bentuk manik-manik yang digunakan. Interaksi tersebut membuat kegiatan menjadi lebih akrab sekaligus mempererat kebersamaan antara mahasiswa KKN dan masyarakat.
Melalui proses merangkai manik-manik, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengasah ketelitian dan kesabaran. Setiap peserta dapat menentukan sendiri desain gelang yang ingin dibuat sehingga hasil kerajinan yang dihasilkan memiliki variasi sesuai dengan kreativitas masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, beberapa peserta masih mengalami kesulitan ketika merangkai manik-manik, terutama pada manik-manik dengan lubang berukuran kecil. Mahasiswa KKN kemudian memberikan pendampingan secara langsung agar peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembuatan gelang.
Keterbatasan jumlah beberapa jenis manik-manik juga membuat peserta perlu menyesuaikan kombinasi warna dan bentuk berdasarkan bahan yang tersedia. Selain itu, perbedaan kemampuan peserta membuat mahasiswa perlu menyesuaikan pendampingan agar setiap peserta memperoleh bantuan sesuai kebutuhannya.
Meskipun menghadapi sejumlah kendala, kegiatan tetap berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan suasana yang santai dan interaktif. Program ini memberikan pengalaman baru bagi peserta sekaligus menjadi ruang bagi mereka untuk mengembangkan kreativitas melalui kegiatan kerajinan tangan.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan “Gelang Manik-Manik” juga menjadi pengalaman dalam mendampingi masyarakat melalui aktivitas sederhana yang kreatif dan edukatif. Interaksi selama kegiatan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat.
Ke depan, kegiatan serupa dapat dikembangkan dengan persiapan alat dan bahan yang lebih matang, pilihan manik-manik yang lebih beragam, serta jumlah pendamping yang disesuaikan dengan jumlah peserta. Evaluasi setelah kegiatan juga dapat menjadi bahan perbaikan untuk kegiatan kreatif berikutnya.
Melalui program “Gelang Manik-Manik”, KKN Karuna Bhumi 240 berharap kegiatan kreatif semacam ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas secara menyenangkan.
Editor: Annisa Khafi Rabbani

