Dari Gugup Jadi Percaya Diri, KKN 262 UIN Jakarta Latih Public Speaking Remaja
Dari Gugup Jadi Percaya Diri, KKN 262 UIN Jakarta Latih Public Speaking Remaja

Tanah Merah, BERITA PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelompok 262 Rakta Sarvaguna UIN Syarif Hidayatullah Jakarta membekali remaja Desa Tanah Merah dengan keterampilan berbicara di depan umum melalui Pelatihan Public Speaking dan Edukasi Remaja bertajuk “Remaja Berani Bicara, Bijak Bersikap”.

Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Ust. Qasim, Desa Tanah Merah, Rabu (5/8/2026), dan diikuti oleh para remaja setempat bersama panitia KKN. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk meningkatkan kepercayaan diri, keberanian berpendapat, dan kemampuan komunikasi remaja di lingkungan masyarakat.

Public speaking dinilai menjadi keterampilan penting bagi remaja karena kemampuan berkomunikasi di depan umum dapat menjadi bekal dalam berbagai lingkungan, mulai dari sekolah, organisasi, hingga kehidupan bermasyarakat. Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya diajak berani berbicara, tetapi juga memahami pentingnya menyampaikan pendapat secara bijak dan santun.

Kegiatan diawali dengan sesi ice breaking untuk mencairkan suasana dan membangun keakraban antara mahasiswa KKN dengan peserta. Permainan ringan dan interaktif membuat peserta yang semula masih tampak canggung mulai aktif berinteraksi dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan lebih percaya diri.

Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan materi mengenai dasar-dasar public speaking. Materi yang diberikan mencakup cara mengatasi rasa gugup, teknik olah vokal dan intonasi, penggunaan bahasa tubuh, serta cara menyampaikan pendapat dengan tetap memperhatikan sikap yang bijak dan santun.

Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami oleh para peserta, termasuk mereka yang baru pertama kali mengikuti pelatihan public speaking.

Antusiasme peserta kemudian terlihat dalam sesi tanya jawab. Sejumlah peserta mengajukan pertanyaan mengenai cara mengatasi rasa gugup ketika tampil di depan umum, membangun kepercayaan diri, hingga menyampaikan pendapat secara tegas tanpa mengabaikan kesopanan. Diskusi berlangsung hangat dan menunjukkan ketertarikan peserta terhadap materi yang diberikan.

Tidak berhenti pada penyampaian materi, peserta juga diberi kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung teknik public speaking yang telah dipelajari. Dalam sesi praktik, setiap peserta tampil bergantian di hadapan panitia dan peserta lainnya.

Sesi tersebut menjadi ruang bagi para remaja untuk menguji keberanian berbicara di depan umum sekaligus memperoleh masukan dan apresiasi dari panitia.

Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN Kelompok 262 berharap keterampilan public speaking yang diperoleh peserta dapat terus diasah dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, organisasi kepemudaan, maupun lingkungan masyarakat.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi para remaja Desa Tanah Merah untuk mengembangkan potensi diri sekaligus membangun keberanian dalam menyampaikan gagasan. Sesuai tema yang diusung, mahasiswa KKN 262 mendorong lahirnya generasi muda yang berani bersuara, percaya diri, namun tetap bijak dalam bersikap.

Penulis: Faisa Agara Amarullah
Editor: Annisa Khafi Rabbani