Dari Bumbu Dapur Jadi Spray Anti Nyamuk, KKN 183 Vidya Niskala Ajak Warga Manfaatkan Serai
Cibeuteung Muara, BERITA PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 183 Vidya Niskala UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan pelatihan pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami bersama ibu-ibu Desa Cibeuteung Muara, Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya memberikan pengetahuan praktis mengenai pemanfaatan bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar.
Pelatihan dirancang sebagai kegiatan edukatif yang dapat diterapkan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. Para peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan bahan alami, tetapi juga diajak mengikuti setiap tahapan pembuatan spray secara langsung.
Serai dipilih sebagai bahan utama dalam kegiatan tersebut. Tanaman yang dikenal luas sebagai bumbu masakan ini memiliki aroma khas yang dapat dimanfaatkan sebagai alternatif untuk membantu mengusir nyamuk. Selain mudah ditemukan, serai juga merupakan bahan yang dekat dengan kehidupan rumah tangga masyarakat.
Tahapan pembuatan diawali dengan membersihkan batang serai dari kotoran yang menempel. Setelah dicuci, serai dipersiapkan untuk melalui proses perebusan. Anggota KKN memperagakan tahapan tersebut agar peserta dapat memahami cara menyiapkan bahan sebelum memasuki proses berikutnya.
Serai kemudian direbus menggunakan air selama kurang lebih 14 menit. Setelah proses perebusan selesai, air rebusan dipisahkan dan digunakan sebagai bahan dasar spray. Setiap tahapan diperagakan secara perlahan agar peserta dapat mengikuti proses dengan mudah dan memahami urutan pengolahannya.
Antusiasme ibu-ibu Desa Cibeuteung Muara terlihat selama pelatihan berlangsung. Para peserta turut mempraktikkan tahapan yang telah dicontohkan oleh mahasiswa KKN. Interaksi antara mahasiswa dan warga berlangsung secara aktif, bahkan sejumlah peserta menunjukkan ketertarikan untuk mencoba kembali cara tersebut secara mandiri di rumah.
Selain memperkenalkan pemanfaatan serai, mahasiswa KKN juga menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya mengurangi keberadaan nyamuk. Masyarakat diimbau untuk memperhatikan kondisi sekitar rumah agar tidak terdapat genangan air atau tempat lain yang berpotensi menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk.
Kegiatan tersebut sekaligus mendorong kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya yang mudah diperoleh. Serai yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan masakan diperkenalkan untuk pemanfaatan lain dalam kebutuhan rumah tangga melalui inovasi sederhana.
Bagi KKN 183 Vidya Niskala, pelatihan ini menjadi kesempatan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan yang edukatif dan partisipatif. Mahasiswa dapat berbagi pengetahuan sekaligus memperoleh pengalaman berinteraksi secara langsung dengan ibu-ibu Desa Cibeuteung Muara.
Pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan diharapkan dapat terus dimanfaatkan oleh peserta setelah masa pengabdian mahasiswa berakhir. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan informasi selama pelaksanaan KKN, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
DPL : Ivalaili, M.I.E, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis prodi Perbankan Syariah
Penulis: Kurnia Ramadhina
Editor: Annisa Khafi Rabbani

