Dari Balai Desa untuk Kemanusiaan, KKN Kolaboratif 113 Gelar Donor Darah di Pringtutul
Dari Balai Desa untuk Kemanusiaan, KKN Kolaboratif 113 Gelar Donor Darah di Pringtutul

 

WhatsApp Image 2026-08-10 at 22.49.20

Pringtutul, BERITA PPM Online – Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang tergabung dalam KKN Kolaboratif 113 Desa Pringtutul bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyelenggarakan kegiatan donor darah di Desa Pringtutul, Kebumen, pada Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial yang dihadirkan melalui kolaborasi mahasiswa KKN Kolaboratif 113 bersama PMI dan masyarakat Desa Pringtutul. Kegiatan dilaksanakan bersamaan dengan lomba paduan suara PKK Se-Desa Pringtutul yang berlangsung di Balai Desa.

Pelaksanaan donor darah yang bertepatan dengan kegiatan masyarakat tersebut turut menarik perhatian peserta dan pengunjung acara. Lokasi donor darah yang berada tepat berseberangan dengan kegiatan lomba membuat masyarakat yang hadir memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Salah seorang pendonor, Sutono, mengaku tertarik mengikuti donor darah setelah melihat kegiatan tersebut saat menghadiri acara di Balai Desa.

“Semangat, Mbak. Kebetulan lihat dan ingat tiap tahun pasti donor darah, jadi sekalian,” ungkapnya.

Antusiasme donor darah tidak hanya datang dari peserta dan pengunjung lomba paduan suara. Sejumlah warga serta muda-mudi Desa Pringtutul turut berpartisipasi dengan mendaftarkan diri untuk mendonorkan darah.

Bagi masyarakat Desa Pringtutul, pelaksanaan donor darah di lingkungan desa menjadi pengalaman tersendiri. Selama ini, kegiatan donor darah biasanya dilaksanakan di tingkat kecamatan sehingga masyarakat perlu mendatangi lokasi tersebut untuk dapat berpartisipasi.

Perangkat Desa Pringtutul, Musinah, mengaku senang dan kagum melihat antusiasme masyarakat. Terlebih, kegiatan donor darah tersebut menjadi kegiatan pertama yang diselenggarakan di Desa Pringtutul.

“Biasanya di kecamatan, Mbak. Alhamdulillah sekarang ada yang dekat. Lebih enak,” tuturnya ketika ditemui.

Kegiatan donor darah dimulai bersamaan dengan dimulainya lomba paduan suara, yakni sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat melakukan pendaftaran dan mengikuti proses donor darah yang didampingi oleh tim PMI.

Antusiasme masyarakat tersebut mendapat apresiasi dari petugas PMI. Isti selaku petugas PMI mengaku terkesan melihat partisipasi warga Pringtutul yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat usia muda hingga yang lebih tua.

“Senang lihat antusias warga Pringtutul, dari yang muda sampai yang tua. Yang daftar pun banyak, walaupun yang bisa didonor tidak semuanya. Tapi itu menurut saya sudah lebih dari cukup dan sangat membantu kami selaku tim dari PMI,” ungkap Isti.

Menurutnya, banyaknya masyarakat yang mendaftarkan diri menunjukkan adanya kepedulian dan keinginan warga untuk turut membantu melalui kegiatan donor darah. Meskipun tidak seluruh pendaftar dapat melakukan donor, antusiasme yang ditunjukkan masyarakat tetap menjadi dukungan berarti bagi PMI.

Bagi KKN Kolaboratif 113, kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu bentuk upaya untuk menghadirkan kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat secara langsung. Kolaborasi dengan PMI sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengajak warga berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi sesama.

Penanggung Jawab Acara, Arkan Jauza Firdaus, menyampaikan harapannya agar kegiatan donor darah yang telah dilaksanakan dapat terus berlanjut di masa mendatang. Ia menilai pelaksanaan kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi Desa Pringtutul karena untuk pertama kalinya donor darah diselenggarakan di desa.

“Kegiatan donor darah ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dilaksanakan di Desa Pringtutul. Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi Desa Pringtutul untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan menjadikan donor darah sebagai kegiatan yang berkelanjutan di masa mendatang,” pungkasnya.

Melalui kegiatan donor darah ini, KKN Kolaboratif 113 bersama PMI dan masyarakat Desa Pringtutul menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui aksi sederhana yang melibatkan masyarakat secara langsung. Antusiasme warga diharapkan menjadi awal bagi tumbuhnya budaya donor darah dan kegiatan kemanusiaan yang berkelanjutan di Desa Pringtutul.

Penulis: M.Fahrurrozy
Editor: Annisa Khafi Rabbani