Cegah Risiko Sejak Dini, KKN 251 Sora Ajak Siswa SDN Palasari 2 Tingkatkan Self-Awareness
Palasari, BERITA PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 251 Sora UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Sosialisasi Self-Awareness bagi siswa kelas VI SDN Palasari 2 pada Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya mengenali diri, meningkatkan kewaspadaan, serta memahami cara menjaga diri ketika menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan.
Sosialisasi Self-Awareness dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja KKN 251 Sora dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak dini agar memiliki kesadaran terhadap diri sendiri sekaligus lebih peka terhadap kondisi dan lingkungan di sekitarnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, anak-anak dapat menghadapi berbagai situasi ketika berada di rumah, sekolah, maupun tempat umum. Kemampuan mengenali keadaan sekitar dan memahami tindakan yang membuat mereka merasa tidak nyaman menjadi salah satu bekal penting untuk menjaga keselamatan diri.
Kegiatan menghadirkan tiga pemateri dari mahasiswa KKN 251 Sora, yaitu Ahmad Razel Tri Arga, Ahmad Salim, dan Lathifah Ghina Zahra. Materi disampaikan secara edukatif dengan menyesuaikan pembahasan terhadap karakteristik peserta yang merupakan siswa sekolah dasar.
Pada materi pertama, siswa diperkenalkan dengan konsep self-awareness atau kesadaran diri. Mahasiswa menjelaskan pentingnya memahami diri sendiri, mengenali perasaan, serta memiliki kesadaran terhadap kondisi dan lingkungan sekitar. Siswa juga diberikan pemahaman bahwa menjaga diri tidak hanya berkaitan dengan keselamatan fisik, tetapi juga kemampuan mengenali situasi yang membuat seseorang merasa tidak aman atau tidak nyaman.
Selain mengenali diri, siswa diajak meningkatkan kewaspadaan ketika berinteraksi dengan orang yang belum dikenal. Mahasiswa memberikan pemahaman bahwa tidak semua orang yang ditemui memiliki hubungan atau kedekatan dengan mereka. Oleh karena itu, anak-anak perlu berhati-hati ketika menerima ajakan, pemberian, maupun informasi dari orang asing.
Para siswa juga diberikan gambaran mengenai berbagai situasi yang perlu diwaspadai ketika berhadapan dengan orang yang tidak dikenal. Melalui materi tersebut, siswa diarahkan untuk mengenali tindakan yang mencurigakan serta memahami bahwa mereka memiliki hak untuk menolak sesuatu yang membuat mereka merasa tidak nyaman.
Materi berikutnya membahas langkah-langkah yang dapat dilakukan ketika anak bertemu dengan orang asing atau menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan. Siswa diingatkan untuk tidak mudah mengikuti ajakan orang yang belum dikenal, tidak memberikan informasi pribadi secara sembarangan, serta segera mencari bantuan apabila merasa berada dalam kondisi yang tidak aman.
Mahasiswa juga menekankan pentingnya keberanian untuk meminta pertolongan. Dalam situasi tertentu, anak-anak perlu mengetahui pihak yang dapat dipercaya untuk dimintai bantuan, seperti orang tua, guru, anggota keluarga, maupun orang dewasa lain yang bertanggung jawab.
Melalui penyampaian materi tersebut, mahasiswa KKN 251 Sora tidak hanya memperkenalkan konsep self-awareness secara teoritis, tetapi juga mengarahkan siswa untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kesadaran terhadap diri dan lingkungan diharapkan dapat membantu anak-anak menjadi lebih peka terhadap situasi yang mereka hadapi serta mampu mengambil tindakan yang tepat ketika berada dalam kondisi tidak aman.
Kegiatan ini mendapat perhatian dan antusiasme dari siswa kelas VI SDN Palasari 2. Para peserta mengikuti rangkaian sosialisasi dan menerima berbagai pemahaman mengenai pentingnya menjaga diri serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, KKN 251 Sora berharap edukasi self-awareness dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman yang diperoleh, siswa diharapkan mampu lebih berhati-hati ketika berinteraksi dengan orang yang belum dikenal, mengenali situasi yang berpotensi membahayakan, serta mengetahui langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga keselamatan diri.
Bagi mahasiswa KKN 251 Sora, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi yang relevan dengan kebutuhan peserta didik. Pengetahuan yang diberikan diharapkan tidak hanya bermanfaat selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan oleh siswa dalam berbagai situasi di kehidupan sehari-hari.
Ke depan, kegiatan edukasi serupa diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Palasari, khususnya dalam membangun kesadaran anak-anak untuk mengenali diri, peduli terhadap lingkungan sekitar, dan mampu menjaga keselamatan diri sejak usia dini.
Penulis: Ahmad Razel Tri Arga
Editor: Annisa Khafi Rabbani

