Bukan Sekadar Hiasan, KKN 126 Gunamarta Jadikan Kaligrafi sebagai Media Dakwah di Rumah Ibadah
Cipayung Jaya, BERITA PPM Online — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 126 Gunamarta UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan program kerja “Mendekorasi Masjid dan Mushala Melalui Kaligrafi” di Masjid Jami Al-Khoirot RW 06 dan Mushala Al-Ishlah RW 05, Kelurahan Cipayung Jaya, Kota Depok. Kegiatan yang berlangsung secara bertahap selama dua hingga tiga minggu tersebut bertujuan memperindah kedua rumah ibadah melalui sentuhan seni kaligrafi bernuansa Islami.
Masjid Jami Al-Khoirot dan Mushala Al-Ishlah selama ini dikenal sebagai bangunan yang megah. Namun, minimnya hiasan, khususnya kaligrafi, membuat tampilan kedua rumah ibadah tersebut dinilai masih dapat dikembangkan agar semakin mencerminkan nilai keindahan sebagai tempat ibadah.
Berangkat dari kondisi tersebut, salah satu mahasiswa KKN 126 Gunamarta, Abdullah Akmal Muttaqim, menggagas program dekorasi rumah ibadah melalui seni kaligrafi. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperindah interior dan eksterior masjid serta mushala, tetapi juga menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi jamaah.
Kaligrafi yang dipasang juga memiliki fungsi sebagai media dakwah visual. Tulisan berupa ayat-ayat suci Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi pengingat nilai-nilai keagamaan bagi jamaah yang melihatnya. Dengan demikian, seni kaligrafi tidak hanya menjadi elemen dekoratif, tetapi juga membawa pesan keagamaan yang dapat dibaca dan dihayati dari waktu ke waktu.
Pelaksanaan program melibatkan tujuh mahasiswa KKN 126 Gunamarta. Mereka bekerja sama mulai dari tahap perancangan desain, penulisan kaligrafi, hingga pemasangan hiasan pada sejumlah titik strategis di kedua bangunan.
Pengerjaan dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu aktivitas ibadah jamaah. Masjid Jami Al-Khoirot menjadi lokasi pengerjaan utama sebelum kegiatan dilanjutkan ke Mushala Al-Ishlah.
Tokoh agama sekaligus pengurus Masjid Jami Al-Khoirot, Pa Anwar, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran hiasan kaligrafi membuat masjid terlihat semakin indah dan mewah serta dapat menambah kekhusyukan jamaah dalam beribadah.
Sementara itu, Abdullah Akmal Muttaqim selaku penanggung jawab kegiatan menjelaskan bahwa gagasan tersebut berangkat dari kondisi Masjid Jami Al-Khoirot yang sudah memiliki bangunan megah, tetapi masih minim dekorasi bernuansa keagamaan.
Kondisi tersebut kemudian mendorong Abdullah untuk mengajak rekan-rekan KKN 126 Gunamarta berkontribusi memperindah masjid melalui seni kaligrafi.
Zulpan Aszubeir, selaku partner kerja Abdullah dalam program tersebut, menambahkan bahwa kaligrafi tidak hanya berfungsi sebagai hiasan untuk memperindah rumah ibadah. Menurutnya, seni kaligrafi juga dapat menjadi bentuk dakwah bil qalam bagi umat Muslim.
Setiap goresan kaligrafi yang dipasang diharapkan membawa pesan dan nilai keagamaan yang dapat terus dibaca serta dihayati oleh jamaah. Dengan pendekatan tersebut, nilai seni dan dakwah dapat hadir secara bersamaan di ruang ibadah masyarakat.
Melalui program ini, mahasiswa KKN 126 Gunamarta berharap Masjid Jami Al-Khoirot dan Mushala Al-Ishlah dapat tampil lebih indah dan nyaman bagi jamaah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam bidang keagamaan dan seni di tengah masyarakat.
Penulis: Annisa Mahyana Billah
Editor: Annisa Khafi Rabbani

