Berani Bersikap, Berani Melawan Bullying: KKN 269 Cakra Abhipraya Edukasi Siswa SDN Ciakar II
Berani Bersikap, Berani Melawan Bullying: KKN 269 Cakra Abhipraya Edukasi Siswa SDN Ciakar II

 

 

Ciakar, Berita PPM Online —  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelompok 269 Cakra Abhipraya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar kegiatan edukasi anti-bullying bagi siswa kelas 6 SDN Ciakar II, pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman melalui edukasi mengenai bullying. Kegiatan dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam mengenali berbagai bentuk bullying, memahami dampak yang ditimbulkan, serta membangun keberanian untuk bersikap dan menghentikan tindakan bullying.

Kegiatan edukasi diikuti oleh 120 siswa kelas 6 SDN Ciakar II. Materi disampaikan oleh salah satu anggota KKN Kelompok 269 Cakra Abhipraya dengan pendekatan yang interaktif agar siswa dapat lebih mudah memahami materi yang diberikan.

Dalam pemaparannya, siswa diperkenalkan dengan pengertian bullying sebagai perilaku menyakiti orang lain yang dilakukan secara sengaja dan berulang, baik melalui kata-kata, tindakan fisik, maupun media sosial. Siswa kemudian diajak mengenali berbagai bentuk bullying, yaitu bullying fisik, verbal, sosial, dan melalui media sosial.

Siswa juga diberikan pemahaman mengenai beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya bullying, seperti kurangnya sikap saling menghargai, pengaruh lingkungan pergaulan yang kurang baik, keinginan untuk dianggap kuat atau berkuasa, serta kurangnya pengawasan dari orang dewasa.

Pemateri turut menjelaskan berbagai dampak yang dapat ditimbulkan oleh bullying terhadap korban. Perilaku tersebut dapat menyebabkan rasa takut, kehilangan kepercayaan diri, stres, hingga menurunnya semangat belajar. Dalam jangka panjang, bullying juga dapat memengaruhi kesehatan mental dan perkembangan sosial anak.

Untuk membekali siswa dalam menghadapi tindakan bullying, mereka diajak memahami beberapa cara yang dapat dilakukan, seperti berani berkata tidak, menghentikan tindakan bullying, bersikap tenang dan percaya diri, merangkul serta menemani korban, dan melapor kepada guru atau orang dewasa.

Agar kegiatan berlangsung lebih menyenangkan dan tidak monoton, edukasi diselingi dengan ice breaking, tontonan edukasi, dan sharing session. Siswa juga diajak untuk memahami pentingnya menjadi teman yang baik melalui aktivitas bersama. Pesan yang ditekankan adalah pentingnya membangun pertemanan tanpa saling mengejek, memukul, maupun menyakiti satu sama lain.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 269 Cakra Abhipraya berharap siswa dapat lebih peka terhadap tindakan bullying yang terjadi di lingkungan sekitar. Pemahaman tersebut diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan edukasi, tetapi juga diterapkan dalam interaksi sehari-hari sehingga tercipta lingkungan pertemanan yang saling menghargai dan mendukung.

Kegiatan ditutup dengan cap tangan bersama pada banner sebagai simbolis komitmen anti-bullying. Para siswa memberikan cap tangan sebagai bentuk dukungan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bagi siswa untuk merangkul teman, menghentikan ejekan, serta berani bersikap ketika melihat tindakan bullying.

Penulis: Ratu Laura Rantisisarah
Editor:
Vanessa Nindi Utama

WhatsApp Image 2026-08-11 at 14.52.46