Belajar Sambil Berkarya, KKN 211 Astakarsa Ajak Anak Desa Babakan Membuat Totebag Ecoprint
Babakan, BERITA PPM Online — Mahasiswa KKN Reguler 211 Astakarsa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar workshop ecoprint dengan memanfaatkan media totebag kanvas bagi anak-anak di Desa Babakan, pada Sabtu (22/8/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di Posko KKN Reguler 211 Astakarsa tersebut menjadi bagian dari program kerja bidang pendidikan untuk mengembangkan kreativitas anak melalui kegiatan seni berbasis lingkungan.
Workshop ecoprint dirancang sebagai kegiatan edukatif yang memungkinkan anak-anak berkreasi dengan memanfaatkan berbagai unsur alam di sekitar. Dalam kegiatan ini, peserta menggunakan bentuk daun dan warna alami bunga untuk menghasilkan motif pada permukaan kain totebag.
Persiapan kegiatan telah dilakukan sejak satu hari sebelumnya. Setelah pelaksanaan Bimbingan Belajar (Bimbel), mahasiswa KKN 211 Astakarsa mengarahkan peserta untuk kembali mengikuti workshop pada Sabtu sore dengan membawa berbagai daun dan bunga pilihan dari pekarangan rumah masing-masing.
Arahan tersebut tidak hanya bertujuan mempersiapkan bahan yang akan digunakan, tetapi juga mendorong keterlibatan anak-anak sejak tahap awal kegiatan. Dengan membawa bahan dari lingkungan sekitar, peserta diajak mengenali sekaligus memanfaatkan berbagai sumber daya alam yang mudah ditemukan di sekitar tempat tinggal mereka.
Antusiasme anak-anak terlihat sejak sebelum kegiatan dimulai. Para peserta bahkan telah berdatangan ke lokasi sekitar satu jam lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Melihat kesiapan peserta, rangkaian workshop akhirnya dapat dimulai 30 menit lebih awal dari waktu yang telah direncanakan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 12 anak, terdiri atas enam anak laki-laki dan enam anak perempuan, dari kuota maksimal 15 peserta. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan didampingi oleh mahasiswa KKN 211 Astakarsa.
Melalui metode praktik langsung atau learning by doing, anak-anak diajak untuk menyusun daun dan bunga di atas permukaan totebag sesuai dengan pola yang mereka inginkan. Bahan-bahan tersebut kemudian digunakan untuk menghasilkan motif alami pada kain.
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menuangkan imajinasi dan kreativitas melalui karya yang mereka buat sendiri. Selain menghasilkan totebag dengan motif yang beragam, proses tersebut juga melatih keterampilan motorik halus anak ketika menyusun dan mencetak pola tumbuhan pada kain.
Tidak hanya berfokus pada keterampilan seni, workshop ecoprint juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk berinteraksi dan bekerja sama. Selama kegiatan berlangsung, peserta dapat saling bertukar ide dan berkomunikasi dengan teman maupun mahasiswa KKN yang mendampingi.
Pemanfaatan daun dan bunga sebagai bahan utama juga menjadi cara sederhana untuk mengenalkan konsep seni berbasis lingkungan kepada anak-anak. Mereka diajak melihat bahwa lingkungan sekitar dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan karya yang kreatif dan bernilai guna.
Melalui kegiatan tersebut, KKN 211 Astakarsa berharap anak-anak Desa Babakan dapat semakin berani mengeksplorasi kreativitas dan mengembangkan keterampilan melalui aktivitas positif. Kegiatan ecoprint juga diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian serta kepekaan anak terhadap lingkungan dengan cara yang menyenangkan.
Workshop ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN 211 Astakarsa dalam menghadirkan kegiatan pendidikan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar, berkreasi, dan berkarya bersama.
Penulis: Aghna Prastiti Azzahra dan Muhammad Ikhsan Firdaus
Editor: Annisa Khafi Rabbani

