Atasi Persoalan Sampah, KKN 193 Navaraya UIN Jakarta Buat Plang Edukasi dan Tong Sampah Pilah untuk Warga RW 04 Bojongrangkas
Atasi Persoalan Sampah, KKN 193 Navaraya UIN Jakarta Buat Plang Edukasi dan Tong Sampah Pilah untuk Warga RW 04 Bojongrangkas

Bojongrangkas, BERITA PPM Online – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 193 Navaraya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta membuat dan memasang satu plang edukasi sampah serta enam pasang tong sampah organik dan nonorganik di seluruh RT yang ada di RW 04, Desa Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Program ini digagas berdasarkan hasil survei awal bersama Kepala Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bojongrangkas yang mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi desa.

Proses pembuatan dimulai sejak 3 Agustus 2026 menggunakan bahan-bahan seperti kaso, drum bekas cat, paku, dan cat yang diperoleh dari toko material di sekitar lokasi KKN. Meski awalnya ditargetkan rampung dalam empat hari untuk masing-masing pembuatan plang dan tong sampah, proses pembuatan hingga penyebaran plang dan tong sampah baru benar-benar selesai pada 25 Agustus 2026. Pengerjaan tersebut menjadi salah satu program kerja dengan durasi pengerjaan terpanjang dibandingkan program kerja KKN 193 Navaraya lainnya dan dilakukan di sela-sela waktu luang tanpa mengganggu jadwal program kerja lain yang berjalan bersamaan.

Plang edukasi sampah dibuat dengan menampilkan pertanyaan “Berapa lama ya sampah ini terurai di alam?”, dilengkapi contoh-contoh sampah beserta estimasi waktu penguraiannya, yaitu botol plastik selama 450 tahun, kaleng aluminium selama 200 tahun, bungkus makanan ringan selama 50 tahun, dan kulit pisang selama satu bulan. Masing-masing contoh ditempatkan berdampingan dengan keterangan waktu penguraiannya. Plang tersebut ditutup dengan pesan ajakan “Jaga lingkungan mulai dari diri sendiri”.

Sebelum proses pemasangan, mahasiswa KKN 193 Navaraya terlebih dahulu melakukan koordinasi dan meminta izin kepada Kepala Dusun, Ketua RW 04, serta Ketua RT di setiap wilayah yang akan menerima tong sampah. Setelah mendapatkan izin, enam pasang tong sampah organik dan nonorganik didistribusikan secara merata ke RT 01 hingga RT 06 di RW 04. Sementara itu, plang edukasi sampah dipasang di titik pertigaan RW 04 yang dinilai strategis karena kerap dilalui warga.

Seluruh proses pembuatan hingga pemasangan dikerjakan oleh mahasiswa KKN 193 Navaraya tanpa melibatkan warga secara langsung. Meskipun demikian, koordinasi dengan perangkat lingkungan tetap dilakukan untuk memastikan penempatan fasilitas sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui program tersebut, KKN 193 Navaraya UIN Jakarta berharap keberadaan plang edukasi dan tong sampah pilah dapat mendorong warga RW 04 Desa Bojongrangkas untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah. Penyediaan sarana tersebut juga diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam membangun kebiasaan memilah sampah sekaligus memberikan manfaat yang dapat terus dirasakan masyarakat meskipun masa pelaksanaan KKN telah berakhir.

Penulis: Hanif Abdurahman Syafiq
Editor: Vanessa Nindi Utama

WhatsApp Image 2026-08-31 at 23.38.16