Ade Rina Farida Hadiri Rakornas KKN Nusantara 2026, UIN Jakarta Perkuat Kolaborasi Pengabdian Nasional
Ade Rina Farida Hadiri Rakornas KKN Nusantara 2026, UIN Jakarta Perkuat Kolaborasi Pengabdian Nasional

Serang, BERITA PPM Online – Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LP2M UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berpartisipasi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan persiapan pelaksanaan KKN Kolaborasi Nusantara Tahun 2026 yang digelar oleh UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Hotel Horison Ultima Ratu Serang pada 11–13 Mei 2026. Agenda nasional tersebut menjadi wadah strategis untuk mempererat sinergi pengabdian masyarakat antar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia.

Dalam kegiatan ini, UIN Jakarta diwakili oleh Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) LP2M, Ade Rina Farida, M.Si. Kehadiran tersebut mencerminkan komitmen UIN Jakarta dalam mendukung penguatan program pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi lintas kampus, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan sosial masyarakat Indonesia.

Pada pelaksanaan KKN Nusantara Tahun 2026, Provinsi Banten dipercaya menjadi tuan rumah dengan kawasan adat Baduy di Kabupaten Lebak sebagai lokasi utama pengabdian. Program ini dirancang melibatkan ratusan mahasiswa PTKIN dari berbagai daerah yang akan menjalani pengabdian sekaligus hidup bersama masyarakat adat selama sekitar 40 hari.

Selain menghadiri Rakornas, peserta juga mengikuti kegiatan survei dan pemetaan wilayah pengabdian di kawasan Baduy bersama panitia pusat dan delegasi PTKIN lainnya. Survei tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan lokasi, akses mobilisasi peserta, hingga pemetaan titik-titik pengabdian mahasiswa selama program berlangsung.

Kegiatan Rakornas dan survei lapangan turut dihadiri oleh Kepala Subdirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas) Diktis Kementerian Agama RI, Dr. Nur Kafid, pimpinan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, koordinator KKN Nusantara, serta perwakilan PTKIN dari berbagai wilayah Indonesia.

Dalam arahannya, Dr. Nur Kafid menekankan pentingnya koordinasi teknis terkait kesiapan pelaksanaan KKN Nusantara 2026, khususnya menyangkut mobilisasi peserta dan dukungan logistik. Ia menyampaikan bahwa pengaturan transportasi, mekanisme penjemputan peserta, hingga distribusi kebutuhan mahasiswa perlu dipersiapkan secara optimal agar pelaksanaan KKN berjalan aman, tertib, dan terkoordinasi dengan baik.

Sementara itu, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Muhammad Ishom, menyampaikan bahwa KKN Nusantara 2026 menjadi kesempatan penting untuk mengenalkan kekayaan budaya serta kearifan lokal masyarakat Baduy kepada mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, masyarakat Baduy merupakan representasi komunitas adat yang mampu mempertahankan tradisi leluhur di tengah arus modernisasi.

Pada kesempatan yang sama, Ade Rina Farida, M.Si., menuturkan bahwa keterlibatan UIN Jakarta dalam KKN Nusantara tidak hanya sebatas partisipasi kelembagaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman pengabdian mahasiswa melalui pembelajaran langsung di lingkungan masyarakat adat yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal.

“KKN Nusantara di kawasan Baduy menjadi media pembelajaran yang sangat bermakna bagi mahasiswa untuk memahami esensi pengabdian secara lebih luas. Mahasiswa tidak hanya hadir untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat, tetapi juga belajar mengenai harmoni sosial, penghormatan terhadap tradisi, serta pentingnya membangun dialog antara ilmu pengetahuan dan budaya lokal. Hal ini sejalan dengan komitmen UIN Jakarta dalam mencetak duta pengabdian yang adaptif, inklusif, dan memiliki wawasan kebangsaan,” ungkap Ade Rina.

Ia juga menambahkan bahwa PPM UIN Jakarta akan terus mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam berbagai program pengabdian kolaboratif, baik di tingkat nasional maupun internasional, sebagai bagian dari penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam aspek pemberdayaan masyarakat.

Partisipasi PPM UIN Jakarta dalam agenda nasional ini diharapkan dapat semakin memperkuat jejaring kerja sama antar PTKIN sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan KKN sebagai ruang pembelajaran sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi Indonesia.

(MusAm)

WhatsApp Image 2026-05-13 at 14.21.28