711 Mahasiswa Diterjunkan ke 77 Unit Kerja, PPM UIN Jakarta Gelar Pembekalan KKN In-Campus 2026
Ruang Diorama, BERITA PPM Online- Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan kegiatan pembekalan bagi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) In-Campus Tahun 2026 yang bertempat di Aula Diorama, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Talenta Mahasiswa untuk Penguatan Layanan dan Inovasi Kampus” sebagai bentuk komitmen PPM dalam mendukung visi Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D., khususnya dalam mendorong percepatan reformasi layanan birokrasi kampus yang lebih responsif, efektif, dan efisien.
Rangkaian acara berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua PPM UIN Jakarta, Ade Rina Farida, M.Si., yang sekaligus meresmikan pelaksanaan KKN In-Campus 2026 melalui prosesi simbolis pengalungan lanyard kepada perwakilan peserta. Prosesi ini menandai pelepasan resmi sebanyak 711 mahasiswa yang siap berkontribusi sebagai agen perubahan di lingkungan internal kampus.
Tahun ini, KKN In-Campus mencatat animo yang sangat tinggi. Dari total 821 mahasiswa yang mendaftar, sebanyak 739 peserta dinyatakan lolos seleksi awal. Setelah melalui tahapan verifikasi administratif, PPM menetapkan 711 mahasiswa sebagai peserta resmi yang akan menjalankan pengabdian. Seluruh peserta tersebut akan ditempatkan pada 77 unit kerja di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menunjukkan besarnya ruang kolaborasi antara mahasiswa dan unit-unit strategis kampus.
Dalam arahannya, Ade Rina Farida menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN In-Campus harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja unit kerja. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk membantu pekerjaan administratif, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan gagasan dan inovasi yang solutif sesuai dengan kebutuhan unit penempatan masing-masing.
Untuk menunjang kesiapan peserta, PPM menghadirkan tiga narasumber utama dalam sesi pembekalan. Eva Khudzaeva, M.Si., menyampaikan gambaran umum KKN in-Campus dan Kaula Fahmi, M.Hum., menyampaikan materi mengenai manajemen kerja unit yang menekankan pentingnya adaptasi terhadap budaya kerja profesional serta penguatan koordinasi dalam tim. Sementara itu, M. Ridho Illahi, S.H., M.H., memaparkan Petunjuk Teknis (Juknis) pelaksanaan KKN In-Campus guna memastikan keseragaman standar pelaporan, etika kerja, serta akuntabilitas pelaksanaan program.
Pembekalan ini diikuti oleh 159 ketua kelompok dari Batch 1 dan Batch 2. PPM menegaskan bahwa para ketua kelompok memiliki peran strategis sebagai penghubung utama antara peserta dan pengelola program. Mengingat karakteristik beban kerja di masing-masing dari 77 unit kerja yang beragam, kekompakan tim dan kepemimpinan ketua kelompok menjadi faktor kunci keberhasilan KKN In-Campus 2026.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman dunia kerja secara langsung, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang berdampak pada penguatan layanan kampus. Dengan dukungan penuh pimpinan universitas, KKN In-Campus 2026 diharapkan menjadi model pengabdian internal yang berkelanjutan sekaligus wahana pengembangan keterampilan profesional mahasiswa, serta berkontribusi nyata dalam mengakselerasi reformasi birokrasi di lingkungan UIN Jakarta. (MusAm-Falih)
