Dari Satu Buku, Tumbuh Seribu Wawasan: KKN 301 TESA Dorong Literasi Anak Cisereh
Dari Satu Buku, Tumbuh Seribu Wawasan: KKN 301 TESA Dorong Literasi Anak Cisereh

Screenshot 2026-08-27 093516

Cisereh, BERITA PPM Online — Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 301 TESA (Tri Eka Satya Ananta) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menghadirkan program “1 Anak 1 Buku” sebagai upaya menumbuhkan kembali minat baca dan budaya literasi anak di Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Program tersebut dilaksanakan di empat sekolah, yakni SDN 01 Cisereh, SDN 02 Cisereh, MI Al-Husna, dan MI Al-Ikhlas.

Program “1 Anak 1 Buku” dilatarbelakangi oleh perhatian mahasiswa KKN 301 TESA terhadap kondisi literasi anak di tengah perkembangan era digital. Penggunaan gawai yang berlebihan dinilai turut memengaruhi minat anak terhadap aktivitas membaca. Bahkan, masih ditemukan siswa kelas 4 hingga 6 yang mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis.

Melihat kondisi tersebut, KKN 301 TESA menjadikan literasi sebagai salah satu program kerja utama. Program dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membangun kebiasaan membaca dan memahami isi bacaan secara berkelanjutan.

Buku cerita menjadi salah satu media utama yang digunakan dalam program ini. Melalui buku-buku yang menarik dan sarat wawasan, anak-anak Desa Cisereh didorong untuk menikmati aktivitas membaca sekaligus memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program tersebut dilaksanakan selama empat minggu dengan enam kali pertemuan. Kegiatan berfokus pada pembelajaran di dalam kelas serta pembiasaan membaca dan memahami isi buku. Program diimplementasikan di empat sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah yang berada di Desa Cisereh.

Sebanyak kurang lebih 300 siswa dari empat sekolah menjadi sasaran program. Untuk mendukung pelaksanaannya, mahasiswa KKN 301 TESA dibagi menjadi empat kelompok yang bertugas mengisi materi literasi sekaligus mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.

Hasil program terlihat pada puncak kegiatan yang dikemas melalui perlombaan literasi. Dalam kegiatan tersebut, siswa diminta membacakan dan menceritakan kembali buku yang telah diberikan sejak awal program. Perlombaan menjadi sarana untuk mengukur pemahaman siswa sekaligus membangun kepercayaan diri mereka dalam menyampaikan kembali isi bacaan.

Dari sekitar 300 siswa yang mengikuti perlombaan literasi, mayoritas peserta mampu menceritakan kembali alur cerita, memahami isi buku, serta mengambil kesimpulan dari bacaan yang telah mereka baca. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi anak-anak untuk memupuk keberanian dan kepercayaan diri.

Sebagai penutup rangkaian program, KKN 301 TESA menghibahkan buku-buku bacaan dan seperangkat rak buku kepada sekolah-sekolah sasaran. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung terbentuknya pojok baca di masing-masing sekolah sehingga kebiasaan membaca yang telah dibangun selama program dapat terus dilanjutkan.

Melalui program “1 Anak 1 Buku”, KKN 301 TESA berupaya menghadirkan kegiatan literasi yang tidak berhenti pada pemberian buku, tetapi juga mendorong anak untuk membaca, memahami, menceritakan kembali, dan mengambil nilai dari bacaan. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk membangun kembali budaya literasi anak di Desa Cisereh secara berkelanjutan.

Penulis: Aril Satria Putra, Jasmine Ersa Amaya
Editor: Annisa Khafi Rabbani