Akselerasi Guru Besar

Keberadaan guru besar di sebuah universitas menjadi sebuah keniscayaan. Posisi mereka vital setidaknya dalam beberapa hal, yakni meningkatkan kualitas pendidikan,  mendorong inovasi, serta membangun reputasi universitas. Kampus-kampus besar di Indonesia menjadi penyumbang guru besar terbanyak di Indonesia, seperti Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, maupun Universitas Hasanuddin.

UIN Jakarta sayangnya belum bisa duduk bersaing dengan kampus-kampus besar lainnya di Indonesia. Guru besar di kampus ini pada 2022 baru mencapai 82 orang. Sementara pada pertengahan 2022, Universitas Hasanuddin sudah memiliki 318 guru besar – terbanyak di Indonesia. Bahkan dengan Universitas Andalas jumlah guru besar UIN Jakarta masih selisih 60-an orang.

Meneropong lebih dalam jabatan akademik para dosen, porsi guru besar di UIN Jakarta baru mencapai 6%. Porsi dosen di UIN Jakarta masih didominasi jejang Lektor (82%). Sementara dosen dengan jenjang Lektor Kepala yang diharapkan menjadi oase regenerasi professor di UIN Jakarta ternyata hanya menempati porsi 17%. Sudah begitu, para dosen di level yang terakhir ini kerap terhambat dalam proses perolehan Guru Besarnya: minimnya tulisan ilmiah bereputasi internasional terindeks.

Sebagai langkah antisipatif Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Jakarta merancang Program Akselerasi Guru Besar bagi dosen yang sudah berpangkat Lektor Kepala atau yang sudah memenuhi syarat kepangkatan, hanya kekurangan jurnal internasional.

Tujuan Program

Program ini bertujuan untuk memfasilitasi dosen-dosen di UIN Jakarta untuk memperoleh gelar Guru Besar. Fokus program adalah meningkatkan kualitas penelitian dan penulisan para dosen tersebut agar bisa melakukan publikasi di jurnal-jurnal bereputasi internasional. Selain itu, program ini juga memberikan pendampingan teknis tentang dokumen-dokumen administratif yang perlu dipersiapkan dalam proses pendaftaran Guru Besar.

Skema Program

Pada dasarnya setiap dosen di UIN Jakarta boleh mengajukan program ini. Namun kami memprioritaskan mereka yang Penilaian Angka Kredit (PAK)-nya sudah mencukupi untuk menjadi guru besar, tetapi masih kekurangan syarat khusus (artikel jurnal terindeks Scopus).

Para dosen yang terpilih akan mendapatkan  coaching clinic selama 3 hari di bawah bimbingan guru besar muda, tim penilai Angka Kredit, dan staf kepegawaian. Selain itu, para peserta juga akan didampingi dosen-dosen yang proses pengajuan Guru Besarnya sudah hampir selesai.

Persyaratan

Adapun para dosen yang tertarik mengikuti program ini harus berkriteria sebagai berikut:

  • Doktor calon Guru Besar
  • Lektor Kepala 400, 550, dan 770
  • Berpangkat Lektor dengan pengalaman mengajar minimal sudah 20 tahun
  • Memiliki draf artikel jurnal yang akan dipublikasi
  • Rekomendasi dekan fakultas
  • Mengisi formulir pendaftaran (klik di sini)

Timeline

Jadwal pelaksaan kegiatan adalah Oktober 2023.