PRESS RELEASE INTERNATIONAL CONFERENCE “BEYOND COEXISTENCE IN PLURAL SOCIETIES”

UIN JAKARTA, 10 JULI 2017

Bertempat di Auditorium Harun Nasution, Senin, 10 Juli 2017, Contending Modernities University of Notre Dame dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP2M) UIN Jakarta menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “Beyond Coexistence in Plural Societies”.

Contending Modernities adalah sebuah pusat penelitian yang sudah berdiri selama tiga tahun terakhir, yang berfokus pada isu-isu kompleks yang dihadapi masyarakat plural, termasuk Indonesia.

Konferensi ini bertujuan tidak hanya untuk menghadirkan para ilmuwan yang tergabung dalam Contending Modernities dan berkolaborasi dengan pusat penelitian di UIN Jakarta, tetapi juga mengupayakan dialog antara pemimpin-pemimpin di tingkat lokal dan nasional terkait tema kehidupan bersama yang plural. Diharapkan dengan adanya dialog tersebut, hubungan dan kerjasama yang produktif antara berbagai pihak dapat diwujudkan secara optimal.

Pembicara-pembicara dalam konferensi international ini antara lain:

 

  1. Arskal Salim, UIN Jakarta
  2. Azyumardi Azra, UIN Jakarta
  3. Ebrahim Moosa, Notre Dame
  4. Eckhard Zemmrich, Humboldt-Universität, Germany
  5. James Hoesterey, Emory University, USA
  6. Michael Feener, University of Oxford
  7. Mohamad Nasir, UIN Mataram
  8. Muhammad Ali, UC Riverside
  9. Nelly van Doorn-Harder, Wake Forest University, USA
  10. Robert W. Hefner, Boston University, USA
  11. Siti Syamsiatun, ICRS-UGM
  12. Webb Keane, University of Michigan, USA
  13. Yuniyanti Chuzaifa, Komnas Perempuan

 

Acara ini terbuka untuk umum secara gratis, dengan kuota peserta 200 orang. Sesi wawancara dengan pembicara-pembicara dapat dilakukan setelah seminar selesai. Susunan Acara dapat diunduh pada tautan berikut:

Download Manual Acara

Written by